Cuaca ekstrem, Basarnas Manokwari gencarkan patroli peringatan

Published on

Manokwari,Linkpapuabarat.com- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, gencar menggelar patroli untuk mengingatkan para nelayan terkait cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Papua Barat sejak beberapa hari terakhir.

“Kegiatan ini akan kami laksanakan secara kontinu supaya masyarakat lebih waspada. Bulan depan akan ada perayaan hari besar keagamaan, aktivitas ekonomi pasti meningkat termasuk para nelayan,” kata Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, George Leo Mercy Randang pada kegiatan patroli, Kamis (18/11/2020).

Baca juga:  Pasca Meninggalnya Warga di Maruni Diduga Akibat Miras, Polresta Manokwari Ambil Langkah

Ia menyebutkan cuaca di Manokwari pada beberapa hari terakhir ini cukup ekstrem dan cepat berubah. Bagi nelayan ini sangat berbahaya. operasi dilakukan untuk mengimbau mereka agar lebih waspada.

Patroli perairan yang dilakukan dengan KN SAR Kumbakarna ini dipimpin langsung Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari. Selain anggota Basarnas, kegiatan ini juga melibatkan personil TNI dari Kodam XVIII/Kasuari.

Operasi ini dilakukan dengan mendatangi para nelayan yang sedang beraktivitas di laut. Mereka diimbau untuk mengedepankan keamanan dan keselamatan.

Baca juga:  Kasihiw Ajak Masyarakat Teluk Bintuni Bergerak Lebih Cepat dan Bersinergi Lebih Cepat

George mengatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) selama ini rutin memberikan informasi perkembangan cuaca, baik terkait curah hujan yang tinggi disertai angin, angin dengan kecepatan tinggi, serta gelombang air laut.

Menurutnya hal itu sudah cukup memberikan informasi sekaligus peringatan baik bagi nelayan maupun masyarakat yang berdomisili di pesisir pantai.

“Kehadiran kami di lapangan untuk lebih mengingatkan masyarakat agar betul-betul waspada. Boleh melaut namun sekiranya cuaca tidak memungkin sebaiknya cepat-cepat kembali,” katanya.

Baca juga:  Rektor Unipa: Vaksinasi bagi Mahasiswa untuk Persiapan Kuliah Tatap Muka

George mengungkapkan dari sekian banyak kecelakaan laut yang ditangani Basarnas Manokwari, 80 persen diantaranya terjadi pada kelompok nelayan. Operasi ini harapkan dapat menekan angka kasus kecelakaan laut di daerah tersebut.

Sesuai data cuaca yang diterima, lanjut Leo, dinamika cuaca ekstrem di wilayah tersebut diperkirakan bisa berlangsung hingga awal Januari 2021.(LPB1/red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Patrick Meyer Dorong Penguatan Anggaran Perumda Minyei Arfak

MANOKWARI, Linkpapua.id-Anggota Komisi II DPRK Manokwari Patrick Y. Meyer mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan...

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)...