Dari HUT Brigif 26/GP, Dedikasikan Lapangan Tembak untuk Petrus Kasihiw

Published on

BINTUNI, linkpapua.com- Sejumlah atraksi mewarnai puncak perayaan HUT ke-1 Brigif 26/ Gurana Piarawaimo di Distrik Bintuni Barat, Rabu (29/12/2021). Atraksi itu mulai dari pertunjukan ketangkasan prajurit hingga tarian kolosal Papua.

HUT Brigif juga dirangkai peresmian lapangan tembak pistol di area belakang gedung Brigif 26/GP oleh Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw. Lapangan tembak ini diberi nama Petrus Kasihiw.

Nama Petrus Kasihiw disematkan sebagai wujud dedikasi Brigif untuk Bupati Bintuni.

“Dengan mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan YME akan menggunting pita ini sebagai tanda diresmikannya lapangan tembak pistol yang diberi nama Petrus Kasihiw, nama saya sendiri. Saya juga ucapkan terima kasih telah menorehkan nama saya di lapangan tembak ini, semoga lapangan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk meningkatkan kecepatan dan ketangkasan menembak bagi seluruh pasukan kita yang berada di Brigif ini, Tuhan Memberkati,“ ucap Kasihiw.

Usai meresmikan lapangan tembak pistol, Kasihiw juga melakukan uji coba latihan menembak pertama di lapangan tersebut. Kasihiw menembak menggunakan senjata jenis pistol buatan Pindad dengan caliber 9 mm, jarak efektif 25 meter.

Peresmian lapangan tembak ini juga dihadiri Wakil Bupati Teluk Bintuni, Dandim 1806, Kapolres Teluk Bintuni serta sejumlah pimpinan OPD.

Komandan Brigif 26/GP, Letkol Inf Wimoko mengatakan, Brigif 26/ GP yang berkedudukan di Kabupaten Teluk Bintuni membawahi tiga batalyon.

“Brigif 26/ GP membawahi 3 Batalyon yaitu, Batalyon 762 /VYS di sorong, Batalyon 763/ SBA di Bintuni dan Batalyon 764/ IB di Kaimana,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Dan Brigif menyampaikan sejarah singkat berdirinya Brigif 26/ Gurana Piarawaimo. Ia menuturkan, Brigif diresmikan pada tanggal 29 Desember 2020 oleh Pangdam XVIII Kasuari MayjenTNI I Nyoman Cantiasa.

Wimoko menyebutkan, Brigif 26/ diberi nama Gurana Piarawaimo (GP) diambil dari bahasa Wandamen yang berarti tempat atau wadah ksatria yang gagah perkasa yang siap untuk menghadapi segala ancaman. Dan siap untuk melaksanakan tugas di seluruh Nusantara.

Wimoko juga mengatakan,
Brigif 26/GP ini merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni. Meski baru berusia setahun, satuan ini telah menjadi bagian dari masyarakat Bintuni.

“Sampai saat ini upaya untuk merangkul setiap lapisan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni terus kami lakukan. Agar saudara-saudara kami juga merasa memiliki satuan ini. Sebaliknya, prajurit juga menyadari sebagai bagian dari masyarakat,” ujarnya.

HUT Brigif juga dimeriahkan dengan ketangkasan permainan stik, karateka dan tarian kolosal Papua dari anggota Brigif 26/GP. (LP5/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...