TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Rapat Kerja (Raker) I Forum Generasi Muda (FGM) Gereja Kristen Injili (GKI) se-Tanah Papua di Teluk Bintuni Tahun 2026 siap dilaksanakan. Kegiatan yang bertepatan dengan Bulan Sumpah Pemuda ini dinilai membawa nilai simbolis yang kuat bagi kebangkitan peran pemuda gereja.
Hal tersebut diutarakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FGM GKI di Tanah Papua, Petronela Krenak,S.Sos.,M.Tr.AP, saat dimintai tanggapannya terkait kesiapan pelaksanaan Raker setibanya di Teluk Bintuni, pada Rabu (28/10/2026), di halaman gereja GKI Viadolorosa.
Menurut Petronela, momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat historis akan kekuatan pemuda sebagai agen perubahan. Ia menegaskan, pemuda gereja dalam lingkup Klasis GKI tidak boleh berhenti sebagai objek pelayanan, melainkan harus menjadi subjek aktif yang bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah untuk membangun daerah.
Sehingga, peran pemuda gereja memiliki peran krusial. Oleh sebab itu, melalui Raker I ini, selaku ketua umum, dirinya ingin mendorong pemuda-pemudi gereja dalam lingkup FGM GKI se-tanah papua mampu memberi dampak nyata di luar dinding gereja, dengan memberikan pandangan konstruktif dan kerja nyata yang kolaboratif dalam mendukung pembangunan Tanah Papua.
Petronela lalu menganalogikan semangat tersebut dengan pesan Bung Karno yang melegenda.
“Luar biasa, hari ini tanggal 28 bertepatan dengan Sumpah Pemuda. Bung Karno pernah berkata, beri saya 10 pemuda maka akan kuguncang dunia. Jika Bung Karno dengan 10 pemuda bisa membangun negeri, maka saya percaya Pemuda GKI di Tanah Papua juga mampu membangun Tanah Papua menjadi lebih baik ke depan,”Cetus Petronela.
Dalam kesempatan yang sama, Petronela bersama jajaran pengurus pusat, perwakilan kabupaten/provinsi se-Tanah Papua, serta Dewan Kurator, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, selaku tuan rumah.
“Selaku Ketua Umum, kami dari Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua mengapresiasi dukungan penuh Bupati Teluk Bintuni. Penyambutan yang kami saksikan secara langsung sangat luar biasa. Kami yakinkan Raker ini akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi iman yang dapat menopang kerja-kerja pemerintah daerah se-Tanah Papua,”Katanya.
Petronela juga mengajak seluruh jemaat GKI untuk hadir dalam ibadah pembukaan pada Kamis, 29 Oktober 2026 pagi, yang dilanjutkan dengan sidang Raker. Adapun fokus utama Raker kali ini adalah penyusunan program kerja satu tahun pelayanan FGM GKI untuk tahun 2027.
“Kami berharap seluruh peserta dari 70 klasis di Tanah Papua dapat mengikuti Raker ini dengan baik, karena program yang dibahas akan kita laksanakan pada satu tahun pelayanan di tahun 2027,”Tukasnya.
Kegiatan Raker I yang akan berlangsung selama dua hari, 29-30 Oktober 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Kalikodok, Teluk Bintuni, diperkirakan akan dihadiri sekitar 400 peserta dari unsur DPP, DPD, DPC, serta pengurus Klasis GKI se-Tanah Papua.
Lebih jauh, Petronela mengungkapkan, hasil Raker tidak hanya berorientasi pada internal organisasi, tetapi juga akan melahirkan sejumlah rekomendasi strategis untuk mendukung kepemimpinan kepala daerah se-Tanah Papua dan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo dalam rangka menyiapkan regenerasi Papua menyambut Indonesia Emas 2045.
“Itu sudah pasti, dari hasil Raker ini akan ada rekomendasi yang nantinya akan dibagikan ke seluruh wilayah Tanah Papua, 70 klasis dan 46 kabupaten/kota di Tanah Papua. Untuk saat ini kami fokus di skala Papua dulu,”Pungkasnya.(LP/Red)
