Draft final Revisi RTRW Papua Barat telah disahkan

Published on

Manokwari,Linkpapuabarat.com-Pemerintah Provinsi Papua Barat telah mengesahkan draft atau rancangan final revisi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).

Saat ini sedang dimulai penyusunan dokumen kajian lingkungan hidup strategis (KHLS) atas RTRW tersebut.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Papua Barat, Daniel Leonard, Senin (23/11), menyebutkan Draft final revisi RTRW Papua Barat sudah ditetapkan pada 6 November lalu di Manokwari.

Baca juga:  HUT ke-21 Provinsi Papua Barat, Gubernur : Perekonomian Tumbuh Positif

“Selanjutnya Pemprov Papua Barat akan bawa draft revisi RTRW ini Jakarta untuk disahkan Kemendagri. Dokumen KHLS wajib disertakan sebagai bahan kajian pemerintah pusat,”kata Daniel.

Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Papua Barat pada Senin (23/11) menggelar pertemuan bersama tim yang terdiri dari akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta para mitra pemerintah di Manokwari.

Leonard menyebutkan bahwa penyusunan dokumen KHLS ini akan mempertimbangkan data dukung dan daya tampung lingkungan terhadap pembangunan di Papua Barat. Hal itu sebagai upaya pencegahan dampak buruk dari pemanfaatan lingkungan.

Baca juga:  Sidang Gugatan DPR Papua Barat Otsus Masuk Tahap Keempat, Pelantikan Masih Tertahan

“Hasil kajian ini nanti akan diakomodir dalam dokumen KHLS. Pencegahan dampak kerusakan lingkungan merupakan bagian terpenting dalam dokumen KHLS serta RTRW,” katanya.

Sekretaris Daerah Papua Barat, Nathaniel Mandacan saat membuka pertemuan itu mengutarakan bahwa dokumen KHLS wajib ada pada revisi RTRW. Hal itu untuk memastikan pembangunan berkelanjutan telah terintegrasi dalam rencana pembangunan Papua Barat.

Baca juga:  H-3 Pilkada Serentak, Polda Papua Barat Kirim Personel Ke 2 Polres

“KLHS untuk mencegah degradasi lingkungan, juga sebagai rumusan alternatif dalam kebijakan pembangunan,” ucap Nataniel.

Ia berharap dokumen KHLS segera tersusun agar RTRW Papua Barat yang baru bisa digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan.(LPB1/red)

Latest articles

Khawatir Biaya Berobat TBC Mahal, Pasien di Manokwari Terbantu Layanan JKN...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang pasien penderita Tuberkulosis (TBC) bernama Rolandra May (26) di Manokwari, Papua Barat, merasakan manfaat layanan JKN untuk pengobatan intensif tanpa...

More like this

Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah, PWNA Papua Barat Edukasi Kanker Payudara

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Papua Barat menggelar edukasi kesehatan mengenai...

Bukti Kompeten, PWI Papua Barat Serahkan Sertifikat-Kartu UKW ke Wartawan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat menyerahkan sertifikat dan kartu Uji...

PWI Papua Barat Gelar Rapat Pleno Isi Posisi Kosong Kepengurusan

MANOKWARI, LinkPapua.id - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat menggelar rapat pleno kepengurusan....