Dukung Ketahanan Pangan, Wagub Papua Barat Hadiri Sarasehan Nasional HKTI

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani menghadiri sarasehan nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sebagai bentuk komitmen daerah mendukung penguatan sektor pertanian. Kehadiran ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi tani untuk mendorong target Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

“HKTI diharapkan dapat membantu pengawasan sektor pertanian, termasuk distribusi sarana produksi, serta melaporkan berbagai persoalan di lapangan seperti peredaran bibit yang tidak sesuai standar,” ujar Kepala Badan Penghubung Daerah Papua Barat, Erix IW Ayatanoy, menyampaikan penegasan Ketua Umum DPN HKTI di Auditorium Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Baca juga:  September 2022, Serapan Anggaran Papua Barat Capai 42 persen

HKTI menggelar kegiatan ini dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-53. Acara tersebut sekaligus dirangkaikan peluncuran Innovation for Food Security and Sustainability Expo & Forum (INNOFOOD) 2026.

Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Wakil Menteri Pertanian, hingga sejumlah kepala daerah turut hadir dalam forum strategis ini. Para peserta membahas langkah penguatan ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menekankan sektor pertanian merupakan pilar utama pembangunan bangsa. Dia mengingatkan keberhasilan swasembada pangan memerlukan strategi berkelanjutan.

Baca juga:  Sama-sama dari KNPI, Dua Pemuda Terbaik Arfak Bertarung di Pilkada Manokwari

“Sektor pertanian sejak awal berdirinya bangsa telah menjadi pilar utama pembangunan nasional,” ucap Rachmat dalam arahannya.

Rachmat menyatakan peningkatan produksi pertanian harus menjamin harga jual yang menguntungkan bagi petani. Dia menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi instrumen penting untuk menyerap hasil bumi secara massal.

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menyerap lebih dari 50 persen hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan,” lanjut Rachmat.

Menteri PPN bersama jajaran pejabat memukul kentongan untuk menandai peluncuran INNOFOOD 2026 serta Yayasan dan Koperasi HKTI. Panitia juga menyalurkan santunan dan dana pendidikan kepada 53 anak petani sebagai bentuk aksi sosial.

Baca juga:  Resmikan Klinik Pratama Pemprov Papua Barat, Ali Baham: Wujud Transformasi Kesehatan

Acara berlanjut dengan dialog strategis bertema ‘Meretas Jalan Menuju Lumbung Pangan Dunia’. Diskusi tersebut fokus pada langkah peningkatan produksi, hilirisasi, investasi, serta penguatan kelembagaan petani di daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi ramah-tamah untuk memperkuat jejaring kerja sama. Pemerintah, organisasi tani, dan pelaku usaha sepakat mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan. (LP14/red)

Latest articles

Ketua DPRP Papua Barat Desak Penanganan Asap TPA Sowi Gunung, Warga...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mendesak pemerintah segera menangani persoalan asap dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sowi Gunung di Manokwari,...

More like this

Ketua DPRP Papua Barat Desak Penanganan Asap TPA Sowi Gunung, Warga Keluhkan Pencemaran Udara

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mendesak pemerintah segera menangani persoalan...

Ketua DPRP Papua Barat: RUU Masyarakat Adat Jangan Disusun Berdasar Sampel, Libatkan Seluruh Dewan Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id– Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor meminta Badan Legislasi (Baleg) DPR RI...

Baleg DPR RI Serap Aspirasi di Papua Percepat Pembahasan RUU Masyarakat Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat...