HPN 2021, Kapolres Bintuni: Semoga Pers Semakin Profesional Sampaikan Informasi

Published on

BINTUNI– kapolres Teluk Bintuni, Hans R Irawan, SIK, mengatakan pers memiliki peran yang sangat penting untuk menjadi penyambung lidah informasi bagi masyarakat.

Apalagi, lanjut dia, di era digital saat ini  arus informasi sulit dibendung sehingga banyak sekali informasi palsu atau hoaks.

Baca juga:  Update Covid-19 Teluk Bintuni: Tambah 39 Positif, 157 Orang Sembuh

Hari Pers Nasional yang ke-75 ini, Kapolres bersama jajarannya berharap insan pers tetap konsisten menyampaikan informasi yang baik dan benar sebagai penangkal informasi hoaks.

Baca juga:  Hari Otsus Papua di Bintuni, Wabup Joko Singgung Pendidikan hingga Infrastruktur

“Karena pers mempunyai peran strategis. Mudah-mudahan pers juga semakin profesional dalam penyampaian informasi baik dan benar ke masyarakat,” harap Kapolres, Rabu (10/2/21).

Baca juga:  RS Pratama Babo Raya Bintuni Beroperasi 2026, Mulai Rekrut Nakes

“Saya selaku kapolres juga berharap pers mempunyai peran yang sangat penting menjaga situasi kamtibnas di kabupaten Teluk Bintuni. Hindari menyebarkan berita hoaks yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” tutup Kapolres. (LPB5/red)

Latest articles

Pertamina dan Pemkab Merauke Tetapkan SPBU Tanah Miring Khusus Layani Petani

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Merauke...

More like this

Kurasi Sastra Lisan 7 Suku, Wabup Bintuni Minta Segera Dibukukan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta sastra lisan...

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat...

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...