25.8 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
25.8 C
Manokwari

Search for an article

More

    Ibadah Natal GGP di Manokwari Timur, Jemaat Nyalakan Lilin Bersama

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Ratusan jemaat Gerakan Gereja Pentakosta (GGP) Papua Barat memadati Majelis Jemaat Sinagoga di Kampung Abbasi untuk merayakan Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru). Suasana ibadah berlangsung syahdu saat perwakilan jemaat melakukan prosesi pembakaran lilin sebagai simbol terang dan harapan bagi keluarga di tanah Papua.

    “Kita juga mau memuji dan memuliakan nama Tuhan, bersama-sama dengan kita punya saudara di gereja yang lain,” ujar Ketua Majelis GGP Papua Barat, Hasani Ulman, dalam sambutannya di Kampung Abbasi, Distrik Manokwari Timur, Sabtu (10/1/2026).

    Ibadah syukur ini dimeriahkan persembahan pujian dari Kor GGP Papua Barat yang membawakan nyanyian rohani. Kelompok jemaat dari wilayah Wapramasi hingga Manokwari pun secara bergantian memberikan persembahan terbaik mereka di atas mimbar.

    “Kita berjuang supaya GGP berdiri sederajat dengan gereja lain di tanah Papua, perjuangan ini jatuh bangun hingga sampai 2023-2024 baru tuhan mengizinkan datang ke Papua Barat,” kata Hasani di hadapan jemaat.

    Hasani memaparkan grafik pertumbuhan GGP yang semakin pesat sejak periode 2014 hingga saat ini. Kini, eksistensi GGP telah diakui secara luas dengan basis jemaat yang kuat di wilayah Warmare, Prafi, Masni, hingga Sidey.

    “Puji Tuhan Hari ini GGP ada di Organisasi PGGP, juga BKAG dan ada di Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat bahkan puji Tuhan GGP hari ini juga ikut pegang palu di provinsi Papua Barat,” ucapnya.

    Ke depannya, GGP Papua Barat berkomitmen untuk terus melebarkan sayap pelayanan hingga ke pelosok daerah. Misi perluasan jemaat ini akan menyasar wilayah Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak, hingga Kaimana.

    “Dalam Matius ayat 1 pasal 22 sampai 23 mengatakan Imanuel artinya Allah menyertai kita, kecil besar tua muda Allah menyertai kita, maka dalam Yohanis 8 ayat ke 12 mengatakan bahwa Yesus adalah terang Dunia, karena Yesus adalah terang dunia maka saya dengan saudara adalah kepunyaan Allah,” jelas Hasani saat membedah makna teologis tema Natal tahun ini.

    Hasani menekankan esensi Natal adalah penyertaan Allah yang nyata bagi setiap pribadi dan keluarga. Ia mengingatkan jemaat untuk terus berpegang teguh pada firman Tuhan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

    “Mari kita jaga-jaga agar kita bangkit hingga 1000 Tahun yang akan datang,” tutupnya.

    Ibadah yang berlangsung selama beberapa jam tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian di Papua Barat. Seluruh jemaat pun saling bersalaman penuh kehangatan sebagai wujud persaudaraan di momen pergantian tahun. (LP2/red)

    Latest articles

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini...

    More like this

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30...

    Pemda Manokwari Kawal Tuntutan Masyarakat Soal Pemanfaatan air Pabrik Semen

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari memfasilitasi pembahasan penyelesaian aksi pemalangan...

    Massa di Manokwari Demo Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Papua Barat menggelar aksi damai...
    Exit mobile version