Kadistrik Taroi Laporkan Karhutla Meluas di Lahan Gambut Bintuni, Keluhkan Alat Kurang

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Distrik (Kadistrik) Taroi Donald R Kutanggas melaporkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang meluas di wilayah Distrik Taroi, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Penanganan kebakaran terkendala keterbatasan peralatan pemadaman, sementara kondisi sungai mengering akibat kemarau.

“Tim Satgas tingkat Distrik Taroi kami bentuk sejak 15 September 2026 sudah melakukan pemadaman hingga sekarang,” kata Kepala Distrik Taroi Donald R Kutanggas, Selasa (6/10/2026).

Karhutla di Distrik Taroi bermula dari kebakaran Kantor Distrik Taroi pada 7 September 2026. Titik api kemudian bertambah karena wilayah tersebut merupakan lahan gambut.

Donald mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian itu kepada pimpinan dan menyurati Satgas Karhutla Teluk Bintuni. Namun, saat itu belum ada tanggapan sehingga titik api di Distrik Taroi terus berkembang.

“Kami kewalahan dalam menangani Karhutla karena kekurangan alat untuk memadamkan, karena faktor kebakaran ini bukan disengaja tetapi faktor alam,” ujarnya.

Saat ini, peralatan yang tersedia hanya dua mesin dan selang sepanjang 150 meter. Ketika muncul titik api, petugas harus membuat sumur terlebih dahulu sebelum melakukan penyiraman karena sungai sedang mengering akibat kemarau.

Pada 5 Oktober 2026, Donald dipanggil Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy bersama Satgas Karhutla untuk menyampaikan kondisi kebakaran di Distrik Taroi. Satgas Karhutla kemudian mempersiapkan keberangkatan ke Distrik Taroi pada 7 Oktober 2026 untuk melakukan penanganan.

Donald mengatakan helikopter BP Tangguh telah melakukan manuver di atas wilayah Distrik Taroi pada 5 Oktober 2026. Bantuan tersebut diminta untuk mendukung pemadaman titik api yang masih berkembang.

“Kami juga sudah menyurat ke pihak perusahaan BP Tangguh untuk membantu penanganan karhutla dengan menggunakan helikopter Kemarin helikopter sudah melakukan manuver di atas Distrik Taroi,” jelas Donald.

“Terima kasih kepada Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, BNPB Teluk Bintuni, Satgas Karhutla, dan pihak BP Tangguh yang merespons surat kami untuk membantu melakukan pemadaman titik api menggunakan helikopter,” sambungnya. (LP5/red)

Latest articles

Final ‎SMAKVILL Basket Ball Manokwari, Perbasi Sebut Wadah Penting Jaring Atlet...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua Barat menilai SMAKVILL Basket Ball yang digelar SMA Katolik Villanova Manokwari...

More like this

Sosialisasi Pencatatan Sipil, Wabup Bintuni Tekankan Pencegahan Masalah Adduk

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menekankan pentingnya sosialisasi...

DPRK Wondama Dorong Pemkab Berikan TPP ASN Triwulan IV 2026, Jadi Kado Nataru

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, kembali mendorong Pemkab Teluk Wondama...

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah...