Ketua DPRP Papua Barat Minta Perketat Pengawasan Objek Wisata Pegaf Buntut Wisatawan Hilang

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor meminta pemerintah memperketat pengawasan dan pengelolaan objek wisata di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat. Permintaan itu disampaikan menyusul hilangnya seorang wisatawan di kawasan Air Terjun Memti.

“Memang beberapa tahun terakhir ini Pegaf menjadi objek wisata yang sering dikunjungi wisatawan. Namun, karena tempat wisata di sana masih alami, juga menimbulkan tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Saya pikir ke depan memerlukan pengelolaan objek wisata yang lebih terstruktur,” ujar Wonggor saat ditemui di Sekretariat DPRP Papua Barat, Kamis (23/7/2026).

Baca juga:  Clinton Tallo Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Pertina Papua Barat Periode 2023-2027

Diketahui, presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway dilaporkan hanyut di Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Pegaf, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT. Korban diduga terpeleset saat menyeberangi aliran sungai bersama dua rekannya sebelum terseret arus deras.

Hingga hari keenam operasi pencarian, tim SAR gabungan masih belum menemukan korban. Tim menyisir aliran sungai sejauh sekitar 1,6 kilometer dan melakukan pemantauan menggunakan drone thermal pada radius 1 hingga 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Wonggor menilai meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pegaf harus diimbangi dengan sistem pengelolaan dan pengamanan yang lebih baik. Menurutnya, sebagian besar destinasi wisata di daerah itu masih berupa kawasan alam dengan tingkat risiko yang tinggi.

Baca juga:  Polda Papua Barat Menetapkan 2 Tersangka Pembunuhan Presenter TVRI Yanto Idorway

“Setelah ada korban seperti ini, mau tidak mau pemerintah daerah harus turun tangan melakukan pengawasan pada objek-objek wisata itu agar ke depan keamanan dan keselamatan wisatawan terjamin,” katanya.

Dia berharap pemerintah membangun sistem pengelolaan destinasi wisata yang mengedepankan aspek keselamatan tanpa mengurangi daya tarik wisata alam Pegaf. Menurutnya, keamanan pengunjung harus menjadi perhatian seiring meningkatnya jumlah wisatawan.

Baca juga:  Dominggus Kumpulkan Kepala Daerah, Bahas CPNS dan Nasib Honorer

“Kita mau berwisata untuk bersenang-senang, maka tempat wisatanya tentu harus aman dan keselamatan pengunjung terjamin,” tuturnya.

Wonggor mengusulkan pelibatan masyarakat adat dan warga lokal dalam pengelolaan serta pengawasan objek wisata. Dia menilai masyarakat setempat lebih memahami kondisi medan dan karakter wilayah.

“Keterlibatan masyarakat lokal menjadi penting karena mereka yang memiliki dan memahami wilayah tersebut. Saya berharap pengawasan di objek-objek wisata Pegaf terus ditingkatkan sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam dengan aman dan selamat,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Satgas TMMD Mansel Ibadah Minggu Bersama Jemaat di Kampung Yamboi

0
MANSEL, LinkPapua.id – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) mengikuti ibadah Minggu bersama jemaat di Kabupaten Mansel, Papua...

More like this

Satgas TMMD Mansel Ibadah Minggu Bersama Jemaat di Kampung Yamboi

MANSEL, LinkPapua.id – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan...

Wadansatgas TMMD Mansel Briefing Personel, Tekankan Koordinasi-Kualitas Pekerjaan

MANSEL, LinkPapua.id - Wakil Komandan Satgas (Wadansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim...

Usai Perbaiki Atap, Satgas TMMD Mansel Benahi Plafon Rumah Warga di Yamboi

MANSEL, LinkPapua.id - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan...