Tim Hukum Minta Penyidik Telusuri Orang-Orang Terdekat Yanto Sebelum Hilang

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id- Tim Hukum Keluarga Yanto Idorway meminta penyidik memperjelas informasi mengenai seorang oknum anggota TNI yang disebut sebagai teman Yanto dan pernah tinggal bersama korban di rumah orang tua Yanto selama kurang lebih enam bulan sebelum Yanto dinyatakan hilang pada 18 Juli 2026.

Juru Bicara Tim Hukum Keluarga Yanto Idorway, Yohanes Akwan, mengatakan keberadaan oknum anggota TNI tersebut merupakan bagian dari informasi yang perlu diklarifikasi dalam penyidikan. 

Menurut dia, penyidik perlu memastikan identitas, hubungan dengan Yanto, lama tinggal di rumah keluarga, aktivitas selama tinggal bersama korban, serta kapan dan dalam keadaan bagaimana orang tersebut meninggalkan rumah.

“Kami mendapat informasi bahwa ada oknum anggota TNI yang merupakan teman Yanto dan tinggal di rumah orang tua Yanto kurang lebih enam bulan. Informasi ini harus diklarifikasi secara resmi oleh penyidik. Kami tidak mengatakan orang tersebut terlibat, tetapi keberadaannya dalam rentang waktu enam bulan sebelum Yanto hilang merupakan fakta informasi yang menurut kami perlu diperiksa,” kata Yohanes Minggu (25/10/2026).

Baca juga:  Inflasi Papua Barat 1,33% dan Papua Barat Daya 1,38% di November 2025

Menurut keterangan yang diterima tim hukum, oknum anggota TNI tersebut disebut meninggalkan rumah pada sekitar Juni 2026. Setelah itu, pada 18 Juli 2026, Yanto dikabarkan hilang dan disebut hanyut di sekitar Kali Memti, Pegunungan Arfak.

Jarak waktu antara kedua peristiwa tersebut, menurut Yohanes, menjadi salah satu alasan mengapa informasi mengenai oknum anggota TNI tersebut perlu ditempatkan dalam kronologi penyidikan.

“Kami tidak ingin membangun tuduhan. Yang kami minta adalah klarifikasi. Kapan dia tinggal bersama Yanto, apa hubungan mereka, apa aktivitas mereka selama tinggal bersama, kapan dia pergi, ke mana setelah itu, dan apakah dia masih berkomunikasi dengan Yanto setelah meninggalkan rumah. Semua itu harus diuji oleh penyidik,” ujarnya.

Baca juga:  BNPT Sebut Sosmed Rawan Penyebaran Radikalisme

Yohanes mengatakan informasi tersebut juga perlu dikonfirmasi langsung kepada keluarga dan saksi lain yang mengetahui keberadaan oknum anggota TNI tersebut. Jika diperlukan, penyidik dapat meminta keterangan dari yang bersangkutan untuk mencocokkan informasi dengan bukti lain.

“Statusnya saat ini adalah orang yang disebut dalam keterangan keluarga sebagai teman Yanto dan pernah tinggal bersama korban. Bukan berarti dia tersangka atau orang yang kami tuduh. Justru karena itu, kami meminta penyidik melakukan klarifikasi agar status dan keterangannya menjadi terang berdasarkan bukti,” kata Yohanes.

Baca juga:  Menilik Pangsa Batik Arfak: Coraknya Khas, Mulai Banjir Pesanan

Tim hukum menilai penelusuran tersebut penting untuk menyusun secara utuh aktivitas Yanto selama enam bulan terakhir sebelum hilang. Penyidik juga diminta memeriksa pekerjaan Yanto, orang-orang yang berhubungan dengannya, komunikasi, perjalanan, serta kemungkinan adanya persoalan atau konflik sebelum 18 Juli 2026.

“Kami ingin penyidik menjawab satu per satu rangkaian waktunya. Apa yang dilakukan Yanto selama enam bulan terakhir, siapa yang dekat dengannya, siapa yang tinggal bersamanya, kapan orang-orang tersebut pergi, dan apa yang terjadi menjelang 18 Juli. Dari situlah motif dan rangkaian peristiwa bisa diuji,” ujar Yohanes.

Tim hukum menegaskan permintaan tersebut disampaikan untuk memastikan seluruh informasi yang berkaitan dengan kehidupan Yanto sebelum hilang diperiksa secara objektif dan tidak ada informasi penting yang terlewat.(LP3/Red)

Latest articles

Prof Roberth Hammar Resmi Dilantik Jadi Ketua LP3KD Papua Barat 2026-2031

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Prof Dr Roberth KR Hammar resmi memimpin Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat periode 2026-2031. Kepengurusan baru...

More like this

Imam Muslih Tekankan Pentingnya Pencegahan Karhutla dan Pengawasan Kawasan Hutan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah...

Imam Muslih: Pemuda Harus Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja dan Teknologi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Generasi muda di Manokwari didorong untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan...

Respons Cepat Laporan Warga, URC Polresta Manokwari Tangkap Pelaku Penganiayaan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Manokwari...