Libatkan 100 Persen Pekerja Lokal, 5.700 Pipa Proyek Tangguh UCC Rampung

Published on

GRESIK, LinkPapua.id – Proyek Tangguh Ubadari, CCUS, Compression (UCC) merampungkan pekerjaan pelapisan pipa lepas pantai di Gresik, Jawa Timur. Pekerjaan yang melibatkan 100 persen tenaga kerja Indonesia itu mencakup sekitar 5.700 sambungan pipa untuk fasilitas lepas pantai proyek Tangguh UCC.

“Pencapaian ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antara industri energi dan perusahaan nasional dapat menghasilkan nilai tambah bagi Indonesia melalui penguatan kapasitas industri nasional,” ujar Head of Country bp Indonesia James Tehubijuluw dalam acara apresiasi di Gresik, Kamis (20/8/2026).

Pekerjaan coating dilakukan PT Indal Steel Pipe terhadap sekitar 5.700 sambungan pipa (joints). Pelapisan tersebut mencakup antikorosi dan concrete weight coating sebelum pipa digunakan pada fasilitas lepas pantai proyek Tangguh UCC.

PT Indal Steel Pipe menggunakan 100 persen tenaga kerja Indonesia dalam pekerjaan tersebut. Keterlibatan pekerja dalam negeri menjadi bagian dari penggunaan industri dan tenaga kerja nasional dalam proyek energi berskala besar.

Proyek Tangguh UCC merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor pengembangan gas. Proyek tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan energi Indonesia dengan melibatkan industri dan tenaga kerja dalam negeri.

James mengatakan penyelesaian pekerjaan coating menjadi salah satu tonggak dalam pengembangan proyek Tangguh UCC. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peran perusahaan nasional dalam mendukung proyek energi dengan standar internasional.

Acara apresiasi tersebut turut dihadiri Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Eka Bhayu Setta dan Koordinator Pemberdayaan Potensi Dalam Negeri Kementerian ESDM Heru Windiarto. bp Indonesia bersama para mitra Tangguh juga memberikan apresiasi kepada PT Indal Steel Pipe yang menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

Penyelesaian pekerjaan tersebut tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas. Melalui proyek Tangguh UCC, bp Indonesia dan para mitra juga mendorong peningkatan kapasitas industri nasional serta penggunaan tenaga kerja dalam negeri.

Selain itu, proyek tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat melalui penyediaan energi dan penciptaan peluang ekonomi. Pengembangan industri nasional juga menjadi bagian dari manfaat jangka panjang yang didorong melalui proyek tersebut. (LP14/red)

Latest articles

Golkar Teluk Bintuni Matangkan Musda V, Fokus Regenerasi dan Pemilu 2029

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Partai Golongan Karya Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan seluruh persiapan Musyawarah Daerah ke-V telah memasuki tahap akhir. Panitia memastikan kegiatan akan berjalan sesuai...

More like this

OJK Ungkap 1.033 Laporan Penipuan Transaksi Keuangan di Papua Barat dan Papua Barat Daya

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap 1.033 laporan penipuan transaksi keuangan di...

OJK Ungkap Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan di Papua Barat-PBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan...

Pertamina Tebus Murah Sembako di HUT ke-81 RI, Hasil Penjualan Donasikan untuk Korban Gempa NTT

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, Pertamina Patra Niaga Regional...