MANOKWARI, Linkpapua.id – Berkas Pendaftaran bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat, Mohamad Lakotani (Mola), resmi diserahkan kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Papua Barat pada Senin (14/9/2026).
Berkas pencalonan tersebut diterima langsung oleh karateker KONI Papua Barat bersama Ketua TPP. Penyerahan berkas ini menjadi bagian dari tahapan resmi pencalonan Ketua KONI Papua Barat.
Setelah berkas diterima, proses selanjutnya menjadi kewenangan TPP untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap seluruh dokumen serta dukungan yang disampaikan.
Mola menyampaikan apresiasi atas proses penerimaan berkas yang berlangsung dengan baik. Menurutnya, sikap tersebut merupakan wujud sportivitas dalam olahraga.
“Berkas pencalonan sudah resmi kami serahkan dan sudah diterima oleh TPP. Selanjutnya menjadi tugas TPP untuk melakukan verifikasi dan validasi,” ujarnya yang juga Wagub Papua Barat tersebut.
Dalam pencalonannya, ia juga disebut telah memenuhi persyaratan dukungan minimal sebesar 30 persen yang berasal dari cabang olahraga (cabor) dan KONI kabupaten/kota.
Dukungan yang telah dikantongi disebut berasal dari 23 cabor dan empat KONI kabupaten/kota. Dengan dukungan tersebut, tim pendukung optimistis jumlah dukungan masih akan bertambah dan mampu melampaui batas minimal yang dipersyaratkan.
Pencalonannya juga didasari kerinduan untuk kembali berkontribusi dalam dunia olahraga Papua Barat. Ia membawa komitmen untuk bersama-sama mengembalikan kejayaan Papua sebagai salah satu gudang atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini merupakan kerinduan terhadap dunia olahraga. Ada komitmen bersama untuk mengembalikan kejayaan Tanah Papua di bidang olahraga, sehingga Papua kembali dikenal sebagai gudangnya atlet berprestasi hingga ke tingkat internasional,” katanya.
Ia berharap proses pemilihan Ketua KONI Papua Barat dapat berjalan secara sportif, demokratis dan mengedepankan kepentingan kemajuan olahraga di Papua Barat.
Menurutnya, KONI ke depan harus mampu menjadi wadah yang mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan serta memberikan ruang bagi lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai cabang olahraga.
“Harapan kami, olahraga Papua Barat kembali berjaya dan mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.(LP3/Red)











