Masa tenang, Bawaslu pastikan turunkan semua APK

Published on

MANOKWARI,Linkpapuabarat.com– Pimpinan Bawaslu Papua Barat, Nazil Hilmie mengatakan setelah 71 hari masa kampanye berakhir, tepatnya 5 Desember 2020, pihaknya meminta seluruh pihak tidak lagi melakukan kampanye, termasuk menggunakan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Saya mengimbau semua elemen masyarakat tidak melakukan kampanye dalam bentuk apapun, sekaligus membantu untuk menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) di semua tempat termasuk di Posko- posko pemenangan.

Saya juga meningatkan para Paslon dan tim sukses untuk menyampaikan laporan dana kampanye,”ungkap dia melalui pers rilis Minggu (6/12/2020).

Dia juga mengingatkan Paslon menghindari politik uang serta para Aparatur Sipil Negara dan Aparat kampung  tidak terlibat dalam pemenangan calon kepala daerah.

“Bawaslu Sementara melakukan patroli pengawasan termasuk mengawasi distribusi logistik KPU serta undangan agar tidak disalahgunakan karena ada unsur Pidana. Kami pastikan seluruh APK sudah dicopot. Kawan pers/media diminta ikut memberikan edukasi bahwa masa kampanye telah berakhir dan warga harus patuhi prokol kesehatan dalam masa tenang dan pemungutan suara,”tambah dia.

Pantaun media ini, sejumlah APK pasangan calon sudah ditertibkan oleh Bawaslu dan jajarannya. Saat ini sudah memasuki massa tenang hingga menjelang hari pemungutan suara.(LPB3/red)

Latest articles

Rahmat Sinamur: Usulan Papua Barat Tengah Berangkat dari Aspirasi dan Persoalan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di tengah dorongan sejumlah komponen masyarakat di wilayah Papua...

More like this

Rahmat Sinamur: Usulan Papua Barat Tengah Berangkat dari Aspirasi dan Persoalan Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Tengah kembali...

Fraksi PDIP Dorong Pemprov Papua Barat Prioritaskan TPA, Jalan, Karhutla, hingga Ketahanan Pangan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Fraksi PDI Perjuangan DPRP Papua Barat menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah...

Fraksi Otsus Kritisi SiLPA Pendidikan Rp27,4 Miliar, Minta Anggaran Diukur dari Dampak

MANOKWARI, LinkPapua.id – Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRP Papua Barat mengkritisi SiLPA pada Dinas...