Masih Ketat! Papua Barat Tetapkan 3 Kabupaten PPKM Level 3

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Papua Barat kembali memperpanjang penerapan PPKM level 3 pada tiga kabupaten. Di tiga daerah ini berlaku sejumlah pengetatan baru.

Tiga daerah itu yakni Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Pegunungan Arfak. PPKM level 3 diperpanjang hingga dua pekan ke depan.

Dalam instruksi Gubernur Papua Barat, pada wilayah PPKM level 3, pembelajaran tatap muka telah diizinkan, namun dengan pembatasan. Ruang kelas dibatasi hanya dengan kapasitas maksimal 50%.

Selanjutnya pada daerah PPKM level 3 juga masih berlaku pembatasan kegiatan pada sektor nonesensial. Yakni, aktivitas diberlakukan 50% maksimal staf WFO dengan protokol kesehatan ketat.

Baca juga:  KPK: Pj Bupati Sorong Diduga Suap Pemeriksa BPK Rp1,8 M dan Jam Rolex

Namun apabila ditemukan klaster penyebaran COVID-19, maka sektor yang bersangkutan akan ditutup selama 5 hari.
Adapun pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Yang masuk dalam sektor esensial adalah kesehatan, kebencanaan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan dan konstruksi.

Baca juga:  Gelar Syukuran Usai Pelantikan, Dominggus Cerita Jalan Panjang di Pilkada

Juga termasuk, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, proyek vital nasional dan industri yang
ditetapkan sebagai objek vital nasional serta objek tertentu serta, tempat
yang menyediakan kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat seperti pasar, toko, swalayan dan supermarket.

“Industri dapat beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat, namun apabila ditemukan klaster penyebaran COVID-19, maka industri bersangkutan ditutup selama 5
(lima) hari,” demikian yang termaksud dalam instruksi gubernur.

Baca juga:  Buku 'Berubahnya Peradaban Papua' Diluncurkan di Perayaan Seabad Nubuatan Kijne

Pengetatan serupa juga masih berlaku pada beberapa bidang. Penetapan level 3 pada tiga kabupaten di PB dilakukan karena masih rendahnya cakupan vaksinasi. Cakupan masih di bawah 50% dari target sasaran.

Sementara kurva kasus secara komulatif terbilang landai. Dalam empat pekan terakhir, Papua Barat mencatat penambahan kasus rata rata di bawah 5. (CP/red)

Latest articles

Kapolda Papua Barat Pimpin Panen Raya Jagung di Soribo, Perkuat Ketahanan...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Polda Papua Barat menggelar kegiatan Panen Raya Jagung dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional di lahan pertanian yang berada di...

More like this

Kapolda Papua Barat Pimpin Panen Raya Jagung di Soribo, Perkuat Ketahanan Pangan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Polda Papua Barat menggelar kegiatan Panen Raya Jagung dalam rangka mendukung...

Gubernur Papua Barat: Pengangkatan 1.299 Honorer Bantu Tekan Angka Kemiskinan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut pengangkatan 1.299 tenaga honorer Papua...

Gubernur Papua Barat Ajak ASN Borong Durian dan Hasil Kebun Warga di Anggori–Susweni

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di...