MW Kahmi Papua Barat Gelar Rakorwil, Ikut Bahas Pemisahan Wilayah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Provinsi Papua Barat menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) yang dirangkaikan seminar yang membahas sejumlah isu strategis dari pembangunan daerah, Jumat (21/7/2023).

Alwan Rimosan selaku perwakilan Korwil Majelis Wilayah (MW) Kahmi Papua Barat menyatakan pelaksanaan Rakorwil sangat penting untuk memperkuat koordinasi antar pengurus majelis daerah (MD).

“Pelaksanaan Rakorwil menjadi penting dalam mengoordinasikan pengurus majelis daerah di Papua Barat, terutama setelah terjadinya pemisahan dengan Provinsi Papua Barat Daya (PBD). Melalui Rakorwil ini, kami juga akan merumuskan apakah tetap bersatu atau berpisah hingga masa tugas berakhir,” ungkapnya.

Sekjen Majelis Nasional (MN) Kahmi, Syamsul Qomar, menyampaikan pentingnya menggunakan forum Rakorwil untuk menghadirkan program-program yang relevan dengan tantangan masa kini.

“Saya hadir di sini untuk memastikan bahwa forum seperti Rakorwil ini memiliki peran penting dalam membangun bangsa, sesuai dengan profesi masing-masing anggotanya,” tuturnya.

Syamsul juga mendorong agar MW Kahmi Papua Barat terus merumuskan program-program yang mampu mengatasi tantangan zaman. Hal ini mencakup program yang dilakukan MD Kahmi maupun program dari MW Kahmi Papua Barat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memberikan pelatihan kepada kader HMI untuk meningkatkan kualitas anggota. Kahmi juga diharapkan mulai membentuk unit usaha atau menjalin kerja sama dengan pemangku kepentingan strategis.

Terkait pemisahan MW Kahmi, Syamsul berharap agar pemisahan tidak hanya sekadar memisahkan diri melainkan juga harus memetakan hal-hal penting yang akan dibentuk di masa depan.

“Pemisahan diri saja tidaklah cukup, perlu ada pemetaan yang penting untuk membentuk entitas yang lebih baik di wilayah yang baru akan dibentuk,” tegasnya.

Rakorwil ini dibuka Asisten III Setda Papua Barat, Abdul Latief Suari, yang mengajak para alumni HMI yang berada di pemerintahan untuk mengikuti seminar yang akan digelar, Sabtu (22/7/2023).

“Saya mungkin bukan berasal dari latar belakang HMI, namun di pemerintahan Papua Barat terdapat beberapa alumni HMI. Saya mengajak para alumni HMI yang berada di pemerintahan untuk mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Kahmi,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, Kahmi Papua Barat juga meluncurkan laman resmi Kahmi Papua Barat. (Red/LP9)

Latest articles

Ketua BP3OKP Papua Barat Dorong Kemandirian Ekonomi: Jangan Andalkan Dana Transfer!

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) RI Perwakilan Papua Barat, Irene Manibuy, mendorong masyarakat Papua membangun kemandirian ekonomi...

More like this

Ketua BP3OKP Papua Barat Dorong Kemandirian Ekonomi: Jangan Andalkan Dana Transfer!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) RI Perwakilan...

DTSEN Belum Mutakhir, BPS Papua Barat Ungkap Potensi Salah Sasaran Program

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat menyoroti pemutakhiran Data Tunggal Sosial...

Sentilan BP3OKP Papua Barat: Daerah Kaya SDA, tapi Masyarakat Miskin

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Barat menyoroti...