MANOKWARI, LinkPapua.id – Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Otto Parorongan mengapresiasi penggunaan videotron yang disiapkan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoperstatik) Papua Barat untuk menyampaikan informasi pemerintah. Fasilitas digital itu dinilai dapat membuat sosialisasi program lebih efisien sekaligus mengurangi penggunaan baliho.
“Keberadaan videotron menjadi fasilitas pendukung yang dapat meningkatkan efektivitas penyebarluasan informasi kepada masyarakat sekaligus mengurangi kebutuhan pemasangan baliho dan media luar ruang secara manual,” ujar Otto saat memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (2/11/2026).
Videotron tersebut dipasang di lapangan apel Kantor Gubernur Papua Barat sebagai pengganti baliho saat upacara peringatan. Fasilitas itu dapat digunakan untuk menampilkan informasi dan materi sosialisasi pemerintah daerah.
Otto meminta seluruh perangkat daerah mengoptimalkan penggunaan videotron untuk menyampaikan agenda, program pembangunan, dan informasi pelayanan publik. Dia juga mendorong setiap perangkat daerah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Papua Barat.
“Dengan fasilitas Videotron penyampaian informasi lebih praktis, terkoordinasi, dan efisien tanpa harus bergantung pada pemasangan media promosi fisik,” katanya.
Otto menegaskan seluruh perangkat daerah perlu mendukung pemanfaatan fasilitas komunikasi tersebut. Menurutnya, penggunaan videotron dapat meningkatkan kualitas penyampaian informasi pemerintah kepada masyarakat.
Kepala Diskominfoperstatik Papua Barat Frans Pieter Istia mengatakan videotron dirancang untuk mempermudah penyampaian informasi pemerintah daerah. Fasilitas tersebut juga dapat digunakan dalam kegiatan resmi tanpa harus memasang backdrop atau baliho secara manual.
“Fasilitas ini ditujukan sebagai media informasi pemerintah daerah berbasis digital dengan pemanfaatan multifungsi,” terang Frans saat ditemui wartawan usai mengikuti apel gabungan.

Frans mengatakan videotron dapat menampilkan informasi kebijakan pemerintah, rilis pembangunan, dan materi publikasi kegiatan pemerintah daerah. Fasilitas itu juga bisa digunakan untuk mendukung kegiatan seremonial, acara resmi, serta penyampaian program prioritas.
Dengan videotron, panggung kegiatan dapat disiapkan di bawah fasilitas tersebut tanpa pemasangan latar acara secara manual. Frans menyebut penggunaan teknologi itu membuat persiapan kegiatan lebih praktis.
Frans menjelaskan pengadaan videotron merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah. Pemerintah sebelumnya kerap membantu menyediakan backdrop dan media informasi untuk kegiatan lembaga lain.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah menyediakan fasilitas sendiri untuk digunakan secara berkelanjutan. Frans menegaskan pengadaan videotron dilakukan berdasarkan arahan pimpinan.
“Pengadaan mengikuti petunjuk pimpinan,” jelasnya.
Frans mengingatkan pemanfaatan videotron di luar ruangan membutuhkan perhatian terhadap aspek perawatan. Paparan hujan dan panas berpotensi menyebabkan kerusakan pada perangkat teknologi tersebut.
Biaya pemeliharaan juga perlu diperhitungkan agar videotron tetap berfungsi optimal. Dia berharap seluruh perangkat daerah memanfaatkan fasilitas itu untuk mendukung komunikasi publik dan penyebarluasan informasi pembangunan di Papua Barat. (LP14/red)
