Pagu Polri Dipangkas Rp14 T, THR dan Gaji 13 Ditrarget Tetap Terbayar di 2022

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pagu indikatif Polri tahun 2022 terpangkas Rp14 triliun lebih. Meski begitu kepolisian tetap memberi prioritas pada pembayaran THR dan gaji ke-13 tahun depan.

Dalam rapat kerja teknis penyusunan pagu indikatif satuan kerja jajaran Polda Papua Barat, Kamis (20/5-2021) disebutkan pagu indikatif Polri 2022 sebesar Rp97,524 triliun. Angka ini berkurang sebesar Rp14,601 triliun atau 13,02 persen dari alokasi anggaran 2021.

Kepala Biro Perencanaan Umum dan Keuangan (Karorena) Polda Papua Barat, Komisaris Besar Polisi S Budi Prasetiyo menyebutkan, alokasi anggaran Polri 2021 sebesar Rp112,125 triliun. Komposisinya belanja pegawai Rp54,838 triliun, belanja barang Rp29,726 triliun dan belanja modal Rp12,924 triliun.

Baca juga:  Raih WTP, 3 Kabupaten di Papua Barat Dapat 'Teguran' BPK

“Untuk Polda Papua Barat dengan komposisi rupiah murni sebesar Rp256,740,287,000 dan PNBP sebesar Rp23,892,146,000,” kata Budi Prasetiyo.

Diharapkan, kata Budi, setelah menerima pagu indikatif para Kasatker dan Kapolres jajaran segera menyusun RKA dengan mempedomani sasaran prioritas dan arah kebijakan RKP tahun  2022 dengan rancangan rencana kerja Polri atau satker tahun 2022.

Baca juga:  DPR Papua Barat Godok Perda Perlindungan Situs Keagamaan

Adapun penyusunan rencana kerja RKA Satker dengan mempedomani beberapa prioritas.

1. Menjaga tingkat kesejahteraan aparatur melalui pemberian Gaji ke 13 dan THR

2.  Perhitungan kebutuhan gaji dan tunjangan  menggunakan data base dalam aplikasi RKA-K/L yang sesuai dengan DPP Bulan Mei 2021.

3. Perhitungan gaji pokok anggota Polri sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.

4. Mengalokasikan uang lembur dan makan lembur maksimal sama dengan alokasi anggaran Tahun 2021

Baca juga:  Ketua DPD PAPPRI Papua Barat Serahkan Dana Apresiasi Kepada Sejumlah Musisi

5. Perhitungan tunjangan kemahalan wilayah, pulau-pulau kecil terluar dan perbatasan sesuai dengan peraturan Perundang-undangan.

Selain itu ada 17 pedoman penyusuan Belanja Pegawai dalam Rancangan RKA Satker. Ke-17 pedoman ini juga mengacu pada optimalisasi anggaran dan efisiensinya.

“Penyusunan rancangan RKA Pagu Indikatif Tahun 2022 menggunakan aplikasi SAKTI. Setelah penyusunan rancangan RKA Satker akan ditindaklanjuti dengan penelitian dan penelaahan dokumen pendukung oleh Biro Rena Polda Papua Barat” tuturnya. (LP2/red)

Latest articles

Wabup Mugiyono Ajak ASN dan Masyarakat Jaga Kebersihan Jelang HUT RI

0
‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar apel gabungan yang dilanjutkan dengan kerja bakti di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borasi, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan...

More like this

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan Prestasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ...

Gubernur Dominggus Buka Pameran UMKM Papua Barat, Dorong Produk Lokal Jadi Raja di Rumah Sendiri

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka Pameran UMKM Papua Barat 2026...

Gubernur Papua Barat: 1 Agustus Seharusnya Atribut HUT Kemerdekaan RI Sudah Terpasang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti belum terpasangnya baliho dan spanduk...