Pansus DPRP Papua Barat Ultimatum OPD Mangkir Rapat LKPJ 2025

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pansus DPRP Papua Barat mengultimatum OPD yang mangkir dari rapat pembahasan LKPJ Pemprov Papua Barat tahun anggaran 2025. Pansus memastikan ketidakhadiran OPD akan masuk dalam catatan evaluasi.

Rapat dengar pendapat (RDP) digelar di Hotel Vitta Niu, Manokwari, Papua Barat, Senin (11/5/2026). Ketua Pansus DPRP Papua Barat Irsan Lie mengatakan ketidakhadiran OPD menjadi perhatian serius karena RDP merupakan bagian dari evaluasi program dan penggunaan anggaran pemerintah daerah.

Baca juga:  Pansus DPRP Papua Barat Rampungkan Pembahasan LKPJ 2025, Hasilkan 25 Rekomendasi

“Undangan rapat sudah dibagikan beberapa hari lalu dan rapat dimulai pukul 09.00 WIT. Anggota pansus sudah lengkap, namun OPD yang diundang baru satu yang hadir,” kata Irsan.

Dia menjelaskan RDP pembahasan LKPJ tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Pansus membagi rapat dalam beberapa sesi dengan melibatkan sejumlah OPD.

Dalam forum itu, pansus melakukan sinkronisasi antara dokumen LKPJ yang sudah disampaikan gubernur dalam rapat paripurna dengan kondisi di lapangan. Pansus juga mencocokkan dokumen realisasi anggaran serta pelaksanaan program dari masing-masing OPD.

Baca juga:  Wapres Gibran Bagikan Kaos-Alat Sekolah untuk Anak Papua di Manokwari

“Kami akan melakukan verifikasi terhadap dokumen LKPJ, dokumen realisasi anggaran dan program, serta fakta-fakta di lapangan,” ujarnya.

Irsan menegaskan kehadiran OPD dalam RDP sangat menentukan karena akan memengaruhi kesimpulan dan rekomendasi pansus. Dia menyebut pansus akan menyusun catatan khusus untuk OPD yang tidak hadir.

Selain itu, Irsan mengatakan OPD yang dipanggil dalam RDP juga termasuk instansi yang memiliki temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pansus ingin memastikan tindak lanjut Pemprov Papua Barat terhadap temuan tersebut berjalan sesuai ketentuan.

Baca juga:  Roma Megawanty Puji Lomba Kreasi Pangan Lokal: Wadah Kreativitas Perempuan Arfak

“Kami juga ingin melihat sejauh mana pemerintah provinsi menindaklanjuti temuan BPK,” ucapnya.

Setelah seluruh rangkaian RDP selesai, pansus akan menyusun catatan dan rekomendasi. Irsan menyebut hasil pembahasan itu direncanakan disampaikan pada Sabtu mendatang sebelum dibawa ke rapat paripurna. (LP14/red)

Latest articles

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah kompetisi dan pengembangan bakat olahraga pelajar di Manokwari, Papua Barat....

More like this

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi...

Kesbangpol Papua Barat Soroti Konten Kreator, Minta Informasi Tak Ganggu Stabilitas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat menyoroti pergeseran arus...

Kesbangpol Papua Barat Buka Ruang Kritik Media, Masukan Jurnalis Akan Dibawa ke Gubernur

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat membuka ruang dialog...