Papua Barat Mulai Terapkan PPKM Besok, Apa Saja yang Dilarang?

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengeluarkan surat edaran tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Provinsi Papua Barat.

Surat edaran Nomor: 443.2/1339/GPB/2021 tentang pembatasan kegiatan pemerintahan, sosial kemasyarakatan, dan pelaku usaha serta penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis dasawisma RT/RW dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Papua Barat.

Dalam surat edaran tersebut dilakukan pembatasan meliputi pembatasan kegiatan pemerintahan dan pembatasan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Diberlakukan pembatasan pelaku usaha perbankan, teknologi informasi, dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19 serta industri orientasi ekspor tetap melakukan aktivitas dengan pendekatan work from home (WFH) maksimal 50 persen karyawan dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes),” bunyi surat edaran itu.

Baca juga:  PENGUMUMAN PENERIMAAN MASUKAN DAN TANGGAPAN MASYARAKAT PASANGAN CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PADA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PAPUA BARAT TAHUN 2024

Pelaku perjalanan tour/traveling dengan moda transportasi darat, laut, dan udara ditiadakan. Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery atau take away. Tidak menerima makan di tempat. Fasilitas umum, wisata umum, dan area publik lainnya ditutup sementara.

Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 WIT, dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Baca juga:  BKKBN Papua Barat Paparkan Sejumlah Capaian Program Tahun 2023

Apotek, klinik, dan toko obat bisa buka full 24 jam dengan prokes ketat. Apotek, klinik, toko obat, dan laboratorium swasta yang beroperasi selama 24 jam diwajibkan memperoleh/mendapat izin operasional dari Gubernur Papua Barat melalui Ketua Harian Satuan Tugas Covid-19 Papua Barat.

Pemerintah Papua Barat juga membatasi perjalanan orang dalam wilayah Papua Barat terutama penduduk antar kabupaten atau kota di wilayah Papua Barat dilarang memasuki wilayah yang bukan tempat domisili sesuai KTP kecuali urusan urgen.

Setiap orang yang masuk wilayah Papua Barat melalui darat, laut, dan udara wajib memperlihatkan hasil pemeriksaan PCR/TCM Bebas Covid-19 (H-1 sebelum melakukan perjalanan), dan sertifikat vaksinasi Covid-19 (minimal vaksin Dosis 1) bagi ASN, TNI, Polri.

Baca juga:  Selain Oknum Perwira Polisi, BNN PB Tetapkan Pemilik Hotel Tersangka Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Dalam aspek keagamaan, tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, pura, vihara, dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara.

Pelaksanaan kegiatan keagamaan dilakukan di rumah dengan mengikuti prokes yang berlaku selama 14 hari.

Surat edaran yang mulai berlaku, Senin (5/7/2021), ini ditandatangani oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan diedarkan oleh Ketua Pelaksana Tugas Satgas Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnir. (LP2/red)

Latest articles

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai komunitas resmi berakhir pada Sabtu (25/7/2026). Kompetisi yang digelar di...

More like this

Raker Apindo Papua Barat Bahas Penguatan Investasi-Penciptaan Lapangan Kerja

MANOKWARI, LinkPapua.id– DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) I...

Operasi SAR Presenter TVRI Hilang di Air Terjun Memti Pegaf Ditutup, Korban Tidak Ditemukan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari resmi menutup operasi SAR terhadap presenter...

Ketua DPRP Papua Barat Minta Perketat Pengawasan Objek Wisata Pegaf Buntut Wisatawan Hilang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor meminta pemerintah memperketat pengawasan dan...