Pemprov Papua Barat Bertekad Wujudkan Ketahanan Pangan Kuat dan Berkesinambungan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Barat, Mohamad A. Tawakal, menegaskan pentingnya mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkesinambungan.

Tawakal menyampaikan itu saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Konsultasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat 2023 – 2024 yang berlangsung di Kabupaten Manokwari, Selasa (23/5/2023).

Baca juga:  APBD Papua Barat Turun, Gubernur Dominggus Atur Strategi Bantu Rumah Ibadah

Dalam implementasi pembangunan ketahanan pangan, Tawakal menekankan tiga komponen utama yang harus dipenuhi. “Ketersediaan pangan yang cukup dan merata, keterjangkauan pangan yang efektif dan efisien, serta dan konsumsi pangan yang beragam dan bergisi seimbang,” ujar Tawakal yang hadir mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

Menurutnya, ketiga komponen itu dapat dicapai hingga tingkat rumah tangga dengan meningkatkan taraf hidup petani dan peningkatan kualitas produksi pangan.

Baca juga:  Masyarakat Sorong Raya Warpramasi Deklarasikan Dukungan untuk HERO

Selain itu, Pemprov Papua Barat perlu memperhatikan lima faktor penopang ketahanan pangan dan swasembada pangan, yakni infrastruktur, riset, teknologi, pendampingan petani, dan akses pasar.

“Pembangunan ketahananan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam menyediakan pangan bagi seluruh penduduk,” tuturnya.

Baca juga:  36 Calon Jemaah Haji Asal Kaimana Dilepas Menuju Tanah Suci

Untuk mewujudkan hal itu diperlukan strategi pemerintah yang strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan. Terlebih, pangan menjadi sektor prioritas bagi pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi.

Tawakal mengatakan, dalam rancangan pembangunan daerah Papua Barat 2023 – 2026, ketahanan pangan menjadi program prioritas yang mendukung kebijakan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduk beragam, bergizi, dan berimbang. (LP9/Red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...