Pengalaman Ninah, Warga Manokwari yang Terbantu Program JKN Saat Persalinan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi penyelamat bagi warga Manokwari, Papua Barat, yang mengkhawatirkan tingginya biaya persalinan di rumah sakit. Kehadiran BPJS Kesehatan ini terbukti memberikan perlindungan bagi masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi medis darurat.

“Sejak persalinan anak pertama sampai kehamilan sekarang, semua pelayanan kesehatan saya ditanggung BPJS Kesehatan. Saya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan karena sudah dijamin sesuai prosedur,” kata seorang warga Manokwari, Ninah (33), dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

Baca juga:  Satpol PP Ultimatum Pedagang Pasar Mbilim Kayam: Bongkar Lapak Lama sebelum 30 Mei

Ninah merupakan peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh pemerintah daerah setempat. Dia menceritakan pengalamannya saat harus segera dilarikan ke rumah sakit akibat kondisi ketuban pecah dini.

“Awalnya saya panik karena air ketuban pecah sebelum waktu persalinan tiba. Saya langsung ke IGD rumah sakit untuk memastikan kondisi saya dan bayi. Setelah diperiksa, dokter menyampaikan usia kandungan belum cukup bulan sehingga saya harus menjalani perawatan terlebih dahulu,” ujar Ninah.

Baca juga:  Hoaks Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Ini Aturan Sebenarnya

Ibu dua anak ini mengaku mendapatkan penanganan medis yang sangat baik selama menjalani perawatan intensif. Seluruh biaya pengobatan, mulai dari tindakan dokter hingga vitamin, sepenuhnya ditanggung oleh program JKN.

Baca juga:  Sertijab Bupati Fakfak, Gubernur Papua Barat: Rangkul Semua Pihak-Optimalkan Program

“Program JKN sangat membantu keluarga kami. Kami berharap kualitas pelayanannya terus ditingkatkan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan,” ucapnya.

Selain jaminan biaya, Ninah juga mengapresiasi kemudahan akses informasi melalui inovasi digital BPJS Kesehatan. Ia mengaku rutin menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan dan fasilitas kesehatan secara praktis. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...

Survei Kerukunan Bintuni, Wabup Joko Minta Data Disampaikan Objektif

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Wabup Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat...

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...