Pengurus KKST Raja Ampat Resmi Dikukuhkan, Komitmen Dukung Pembangunan Daerah

Published on

RAJA AMPAT, Linkpapua.com – Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Raja Ampat masa bakti 2022-2027 resmi dikukuhkan.

Pelantikan dan pengukuhan oleh Ketua KKST Papua Barat, Halik, yang berlangsung di Gedung Pari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Sabtu (16/7/2022). Dihadiri Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, Ketua DPRD, Abdul Wahab Warwey, Sekretaris Daerah (Sekda), Yusuf Salim, unsur TNI, Polri, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Raja Ampat, dan organisasi paguyuban.

Baca juga:  Pemkab Raja Ampat Juara Paritrana Awards 2025, Bukti Peduli Jaminan Sosial Pekerja

Halik dalam arahannya meminta kepada KKST Raja ampat menjalin hubungan dengan masyarakat suku asli yang ada di Raja Ampat. Ini bagian dari mendukung
visi misi Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat yang arahnya ke pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Dia melanjutkan bahwa KKST Raja Ampat dalam mendukung kebijakan dan program pembangunan merupakan suatu keharusan. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.

“Warga KKST di Raja Ampat selalu mengedepankan kepentingan umum dibandingkan pribadi/kelompok. Ini langkah yang harus ditegakkan demi menjaga hubungan agar selalu terjalin dengan baik bagi sesama yang ada,” tutur Halik.

Baca juga:  Bupati Raja Ampat Lepas AKBP Raka Mertayasa dan Sambut Kapolres Baru

Selain hubungan komunikasi baik antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi paguyuban, yang tidak kalah penting adalah adat istiadat.

Sementara, Ketua terpilih KKST Raja Ampat pada musyawarah daerah (musda) II 2022 beberapa bulan lalu, Yardin, menyatakan bahwa warga KKST di Raja Ampat selalu siap mendukung pemerintah dalam mengembangkan ekonomi daerah.

Baca juga:  Tingkatkan PAD, BP2RD Raja Ampat Belajar dari Manggarai Barat

Anggota DPRD Raja Ampat Fraksi Demokrat ini melanjutkan warga KKST di Raja Ampat sebagian besar pedagang sehingga bicara soal pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah selalu siap dalam segi mana pun.

“Kami warga KKST di Raja Ampat kurang lebih berjumlah 3.000 jiwa. Dari jumlah ini ada yang tersebar di beberapa kampung di Raja Ampat,” bebernya. (LP2/Red)

Latest articles

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan digelar pada 13–14 November 2026. Sebanyak 5 kafilah dari kabupaten...

More like this

‎BPJS Keliling Hadir di Prafi, Geonoveva Terbantu Urus Kepesertaan JKN Usai Suami Meninggal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Layanan BPJS Keliling di Puskesmas Mowbja, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua...

DPRP Papua Barat Dorong Perda Pemekaran Distrik, Syarat 10 Kampung Dinilai Memberatkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mendorong penyusunan peraturan daerah (Perda) tentang pemekaran distrik...

Baru 7 dari 203 Usulan Penuhi Syarat, Bupati Pegaf Minta Kekhususan Pemekaran 93 Kampung

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, meminta pemerintah pusat memberikan kebijakan...