27.7 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
27.7 C
Manokwari
More

    Plh Kakan Kemenag Wondama: Moderasi Beragama Kunci Harmonisasi Umat  

    Published on

    TELUKWONDAMA, Linkpapua.com– Kementerian Agama Teluk Wondama menggelar dialog bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dialog membahas moderasi beragama dan implementasinya di tengah kehidupan umat.

    Dialog digelar di Aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Teluk Wondama, Kamis (27/06). Hadir para pengurus FKUB yang merupakan perwakilan dari berbagai agama yang ada di Teluk Wondama, serta beberapa tokoh masyarakat.

    Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Teluk Wondama Yahya Thofir mengemukakan pentingnya moderasi beragama sebagai pilar utama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat.

    Baca juga:  Usai Daftar ke KPU, Partai Buruh Manokwari Lakukan Aksi Bersih-bersih

    “Rumah Moderasi Beragama ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat toleransi, saling pengertian, dan kerja sama antarumat beragama,” ujar Yahya Thofir dalam sambutannya.

    Abraham Yumte Selaku Analis Kebijakan di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, salah satu narasumber dalam dialog tersebut, berpesan agar masyarakat Teluk Wondama terus menjaga moderasi beragama.

    Baca juga:  Sambangi Prajurit Kodam Kasuari, Kasad: Jangan Berpikir Bunuh KKB

    “Moderasi beragama adalah kunci untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di tengah keberagaman. Mari kita bersama-sama menjaga dan memperkuatnya,” kata Abraham Yumte.

    Dalam dialog tersebut, berbagai isu terkait kerukunan umat beragama di Teluk Wondama dibahas secara mendalam. Peserta dialog juga memberikan masukan dan usulan terkait program-program yang dapat diimplementasikan untuk mendukung terciptanya moderasi beragama di masyarakat.

    Baca juga:  Bupati Kasihiw Mutasi 157 Pejabat: 3 Bulan Saya Evaluasi Lagi

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Teluk Wondama untuk terus mendorong terciptanya kerukunan dan kedamaian di tengah keberagaman agama dan budaya.

    “Semoga melalui dialog ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling menghargai,” tambah Yahya Thofir.(LP14/Red)

    Latest articles

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi perempuan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) II Perkumpulan Wanita Kristen Indonesia...

    More like this

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi...

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum...

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...