Polda Papua Barat Dalami Penyerangan TPNPB-OPM di Moskona Teluk Bintuni

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Polda Papua Barat tengah melakukan pendalaman pasca penyerangan yang diklaim dilakukan Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Distrik Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022).

“Terkait kejadian penembakan oleh OTK terhadap pekerja proyek jalan Teluk Bintuni-Maybrat, Polda Papua Barat dan Polres Teluk Bintuni tengah mendalami video viral dan foto-foto berisikan pembantaian terhadap empat orang warga sipil,” kata Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi, Jumat (30/9/2022).

Baca juga:  Rincian Peserta Seleksi Polri Papua Barat 2026: Akpol 59, Bintara 1.660

Adam menjelaskan, konfirmasi dari Ditreskrimum Polda Papua Barat, Kombes Novia Jaya, hasil pendalaman terhadap beberapa saksi, benar bahwa empat orang dalam foto maupun video yang beredar merupakan satu rangkaian penembakan terhadap 12 orang pekerja di Moskona.

“Sementara tim sedang berangkat menuju TKP dan kami masih menunggu hasilnya dari tim yang berangkat,” ucap Adam.

Sebelumnya, kelompok TPNPB-OPM mengklaim merupakan pelaku di balik penyerangan di Moskona. Hal ini disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebi Sambom, melalui Arnoldus Yancen Kocu yang dalam keterangannya menyebut bahwa pihaknya telah menembak mati empat pekerja jalan.

Baca juga:  Polda Papua Barat Minta Personelnya Hindari Aktivitas Politik Terkait Pemilu

“Selamat malam, Tuan Jubir Sebi Sambom. Kami laporkan dari lapangan bahwa terjadi penembakan terhadap pekerja jalan dari Distrik Moskona Barat, Moyerga, hingga Distrik Moskona Utara atau Moyeba,” kata Arnoldus dalam rilisnya seperti dikutip Linkpapua.com.

Arnoldus mengungkap alasan penembakan terhadap empat orang pekerja tersebut. “Karena kedapatan senjata tabung dan sejumlah 12 butir amunisi jenis SS1 5,56 mm dan beberapa butir amunisi jenis pistol,” ungkapnya.

Baca juga:  Pemprov Instruksikan Bendera Agustusan Tak Dicabut hingga HUT Papua Barat

Selain keempat korban meninggal dunia, terdapat tiga pekerja yang diklaim terluka karena ditembak.

Pihaknya juga mengaku membakar dua kendaraan truk yang digunakan para pekerja dan alat berat ekskavator.

Dia mengatakan, jenazah para korban saat ini dalam penguasaan pihak TPNPB-OPM. (LP3/Red)

Latest articles

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah kompetisi dan pengembangan bakat olahraga pelajar di Manokwari, Papua Barat....

More like this

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah...

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi...

Kesbangpol Papua Barat Soroti Konten Kreator, Minta Informasi Tak Ganggu Stabilitas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat menyoroti pergeseran arus...