Polda Papua Barat Siapkan 5.000 Personel Operasi Mantap Brata Kawal Pemilu 2024

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Polda Papua Barat menyiapkan 5.000-an personel dalam Operasi Mantap Brata Mansinam 2023—2024 untuk pengamanan Pemilu 2024. Personel akan ditempatkan di 13 kabupaten/kota di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“Personel yang dipersiapkan mencapai 5.000-an. Rencana juga kita mendapat penambahan 100 personel anggota Brimob dari Mabes Polri,” kata Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Mansinam, Selasa (17/10/2023), di Mapolda Papua Barat.

Irjen Daniel mengungkapkan untuk wilayah Papua Barat, personel yang dilibatkan untuk Operasi Mantap Brata Mansinam mencapai 2/3 dari kekuatan yang dimiliki Polda Papua Barat.

Baca juga:  Kapolda Papua Barat Sayangkan Klaim Kisor Disebut Daerah Perang

Dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Irjen Daniel menyebutkan apel serentak ini dilaksanakan di seluruh Indonesia. Operasi Mantap Brata Mansinam akan berlangsung 222 hari untuk memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan sukses dan aman.

“Dimulai 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan seluruh tahapan pemilu,” ujarnya.

Di hadapan seluruh pasukan Operasi Mantap Brata Mansinam, Irjen Daniel mengajak untuk menjaga keselamatan, profesionalisme, dan komunikasi publik yang baik dalam mengamankan Pemilu 2024.

Baca juga:  Empat Kabupaten Belum Teken NPHD Pilkada 2024, KPU Papua Barat Minta Segerakan

Operasi ini, kata dia, didukung berbagai, pihak termasuk TNI, kementerian/lembaga, instansi terkait, serta mitra kamtibmas.

Pada kesempatan ini, Irjen Daniel menekankan tujuh poin penting yang harus dipedomani dan dilaksanakan.

Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semoga tugas pengamanan ini menjadi ladang amal ibadah bagi semua personel.

Kedua, pastikan kesiapan perlengkapan pribadi, sarpras, dan fasilitas penunjang lainnya untuk mendukung pelaksanaan operasi.

Ketiga, lakukan pengamanan dengan tanggung jawab, humanis, dan profesional sesuai SOP, dengan menerapkan buddy system untuk menjamin keselamatan personel.

Baca juga:  KPU Bintuni: Pemilih DPT Nyoblos Pukul 07.00, DPTb Pukul 11.00

Keempat, pimpinan di setiap tingkatan harus terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan melekat kepada anggotanya masing-masing.

Kelima, atur jadwal pengamanan agar kesehatan personel selalu dalam kondisi prima, mengingat operasi yang cukup panjang dan pemilu 2024 yang serentak.

Keenam, tingkatkan komunikasi publik dan upaya cooling system untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemilu 2024 dan menghindari polarisasi.

Ketujuh, perkuat sinergisitas dan soliditas antar seluruh personel pengamanan dan stakeholder terkait, karena ini kunci utama keberhasilan operasi. (LP3/Red)

Latest articles

Bupati Yohanis Manibuy Siap Sinergikan Program Otsus dengan Pemerintah Pusat

0
MIMIKA, Linkpapua.id- Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H., diketahui menghadiri rapat koordinasi seluruh kepala daerah se-Tanah Papua dalam rangka memperkuat implementasi Otonomi Khusus (Otsus) serta...

More like this

Haryono May: Pengelolaan Sampah Butuh Formulasi yang Tepat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari Haryono M.K. May meminta agar pengelolaan sampah di...

Anggota DPR RI Obet Rumbruren Ingatkan Pengawasan Ketat Program MBG di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren meminta pengawasan ketat...

Komisi II DPRK Manokwari Monitoring Lapangan LKPJ Bupati Tahun 2025 Pekan Depan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi II DPRK Manokwari akan melaksanakan monitoring lapangan terhadap Laporan Keterangan...