Polisi Rilis 17 DPO Penyerangan Posramil Maybrat, Ini Nama-namanya

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Aparat gabungan TNI-Polri terus mengejar pelaku penyerangan Posramil Persiapan Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Terbaru, Polres Sorong Selatan merilis 17 daftar pencarian orang (DPO) yang diduga terlibat dalam penyerangan itu.

Kapolda Papua Barat melalui Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, menjelaskan 17 orang tersebut berafiliasi dengan organisasi KNPB.

“Tujuh belas orang yang menjadi DPO, yaitu Manfred Fatem, Silas Ki, Musa Aifat, Setam Kaaf, Titus Sewa, Agus Kaaf, Irian Ki, Alim Fatem, Melkias Same, Robi Yaam, Yohanes Yaam, Agus Yaam, Moses Aifat, Martinus Aisnak, Amos Ki,” rinci Adam pada jumpa pers di Mapolda Papua Barat, Jumat (10/9/2021).

Baca juga:  Bapenda Papua Barat Berlakukan Pajak Baru di 2025, Apa Saja?

Dijelaskan, DPO ini berdasarkan hasil penyelidikan terhadap dua terduga pelaku yang telah terlebih dahulu ditangkap pascainsiden penyerangan, yaitu MY (20) dan MS (18).

“Dari pengumpulan barang bukti dan penyelidikan tersangka yang sudah ditangkap diduga pelaku yang terlibat mencapai 19 nama, dua di antaranya sudah ditangkap,” kata Adam.

Baca juga:  Ditembak Dalam Air, Ini Cerita Mengerikan Prajurit TNI yang Lolos dari Amukan OPM di Maybrat

“Silas Ki sebagai penggagas penyerangan itu karena mereka sudah ada perannya masing-masing. Sebelum penyerangan sudah dua kali menggelar pertemuan untuk merencanakan serangan, termasuk di rumah Silas Ki,” imbuhnya.

Dari penangkapan terhadap dua orang tersangka, telah diamankan parang yang digunakan saat melakukan penyerangan. Berdasarkan keterangan dari kedua tersangka, kelompok itu saat menyerang juga membawa senjata api rakitan dan tombak.

Dengan aksi yang menyebabkan meninggalnya empat orang anggota TNI, para pelaku terancam pasal 340 jo 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. Saat ini aparat gabung terus melakukan pengejaran terhadap DPO.

Baca juga:  Bupati Manokwari Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk 21.358 Pekerja Rentan

“Kami mengimbau agar masyarakat tenang dan dapat kembali ke rumahnya karena pengejaran itu hanya untuk para pelaku dan menjaga keamanan di sana. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” pinta Adam.

Kapolda Papua Barat juga sudah menugaskan Direskrimum, Dirintel, dan Dansat Brimob untuk mem-back up Polres Sorong Selatan dalam mencari para pelaku. (LP3/Red)

Latest articles

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi (monev) MUI Pusat sebagai bagian dari pengukuran kinerja organisasi dan...

More like this

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi...

Kesbangpol Papua Barat Soroti Konten Kreator, Minta Informasi Tak Ganggu Stabilitas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat menyoroti pergeseran arus...

Kesbangpol Papua Barat Buka Ruang Kritik Media, Masukan Jurnalis Akan Dibawa ke Gubernur

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat membuka ruang dialog...