Polisi Telusuri Aset Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Papua Barat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Polda Papua Barat terus mengusut kasus korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat. Polisi kini fokus menelusuri aset tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, mengungkapkan pihaknya akan melacak asal usul dana yang dimiliki ketiga tersangka.

“Setelah ketiga tersangka ditahan, maka kita lakukan penelusuran terhadap aset para tersangka. Kita ingin mengembalikan sebanyak-banyaknya uang negara yang digunakan para tersangka karena dari hasil dugaan korupsi itu dibelanjakan untuk pembelian aset-aset,” ujar Daniel, Selasa (13/6/2023).

Baca juga:  Wahyu Widada Buka Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2025 Dikuti 284 Atlet

Daniel menjelaskan, beberapa waktu yang lalu, Ditkrimsus telah melakukan penggeledahan di rumah para tersangka. Selain itu, sejumlah aset yang diduga hasil dari tindak pidana korupsi juga telah diamankan, termasuk aset di luar daerah.

Baca juga:  Digelar 5 Gelombang, 275 Casis Bintara Polda PB Jalani Rikkes Tahap I Hari ini

Terkait adanya kemungkinan tersangka lainnya, Daniel mengatakan penyelidikan masih berfokus pada tiga tersangka saat ini.

“Kalau ada hasil penelusuran lainnya atau hasil analisis dari PPATK, maka akan ketahuan aliran dananya ke mana, untuk pembayaran apa saja. Polda Papua Barat juga sudah melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat berkaitan dengan berkas tersangka agar bisa diajukan ke pengadilan,” bebernya.

Baca juga:  KPU RI Tak Keluarkan SK Komisioner KPU Pegunungan Arfak, Ketua DPR Papua Barat Minta Penjelasan

Kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Papua Barat ini diperkirakan merugikan negara Rp32 miliar dengan melibatkan tiga tersangka, yaitu DI, AW, dan L, yang semuanya adalah pengurus KONI Papua Barat. (LP3/Red)

Latest articles

Festival FBLB Jayawijaya Papua Pegunungan Diserang OTK, 2 Warga Terluka-Dievakuasi

0
JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Penembakan orang tak dikenal (OTK) terjadi saat rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Penembakan tersebut...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...