Program JKN Jamin Layanan Ibu Hamil di Manokwari, dari USG hingga Obat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan perlindungan menyeluruh bagi ibu hamil di Manokwari, Papua Barat, mulai dari pemeriksaan rutin hingga persalinan. Hal ini dirasakan langsung para peserta yang mendapatkan akses medis tanpa kendala biaya di fasilitas kesehatan.

“Seluruh pelayanan kehamilan saya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Pemeriksaan rutin di puskesmas, USG, obat-obatan, semuanya ditanggung. Ini sangat membantu dan membuat saya tidak khawatir soal biaya,” ujar seorang ibu rumah tangga di Manokwari, Yuliana Mandacan (27), Minggu (25/1/2026).

Baca juga:  Diperiksa 10 Jam di Bareskrim Polri, Firli Bahuri tak Ditahan

Yuliana mengaku rutin memanfaatkan layanan JKN di fasilitas kesehatan tingkat pertama selama masa kehamilan anak keduanya. Ia merasa tenang karena seluruh rangkaian pemeriksaan laboratorium hingga pemberian obat-obatan sudah ditanggung sesuai ketentuan.

“Pelayanannya cepat dan saya tidak perlu menunggu lama. Saya sudah menjalani pemeriksaan laboratorium dan hasilnya baik. Yang paling penting, saya merasa tenang karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan,” tambahnya.

Ibu dua anak ini mengapresiasi kemudahan akses administrasi yang dirasakannya selama menjadi peserta aktif. Proses yang sederhana membuatnya merasa nyaman dan tidak terbebani saat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Baca juga:  Awak Tanki Pertamina jadi Garda Terdepan Distribusi Energi

Manfaat program ini juga sempat dirasakan keluarga Yuliana saat anak pertamanya harus dilarikan ke RSUD Provinsi Papua Barat akibat malaria. Saat itu, sang anak mengalami demam tinggi disertai muntah sehingga membutuhkan penanganan medis intensif.

“Kami sangat panik karena kondisi anak kami cukup lemah. Setelah diperiksa dokter, ia harus dirawat inap. Beruntung kami sudah terdaftar sebagai peserta JKN, sehingga seluruh biaya perawatan, obat-obatan, dan pemeriksaan dokter spesialis ditanggung. Kami bisa fokus mendampingi proses penyembuhan anak,” tuturnya.

Baca juga:  Pengurus Baru PWI Teluk Bintuni Periode 2026-2029 Resmi Dilantik

Yuliana menyebut kehadiran JKN menjadi penolong bagi keluarganya di tengah situasi darurat medis. Setelah menjalani perawatan beberapa hari, anaknya dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang tanpa beban tagihan rumah sakit.

“Program JKN sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Harapan saya, BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Saya juga berharap masyarakat semakin sadar pentingnya terdaftar sebagai peserta JKN sejak dini,” tutup Yuliana. (LP14/red)

Latest articles

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret 2026. Mayoritas penduduk miskin tersebut berada di wilayah perdesaan dengan...

More like this

Hasil Seleksi Ketat, Papua Barat Siapkan 30 Penyanyi untuk Paduan Suara Upacara HUT Ke-81 RI

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyiapkan 30 anggota paduan suara untuk...

Pemkab Bintuni Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2025, Realisasi Pendapatan Rp2,62 Triliun

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menyampaikan Rancangan Peraturan...

Aspirasi Orang Tua dan Siswa Membuahkan Hasil, Pemda Manokwari Tambah Rombongan Belajar di SMA Negeri 1 Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Perjuangan panjang puluhan calon siswa bersama orang tua untuk memperoleh kursi...