26.4 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
26.4 C
Manokwari
More

    PT Pos Manokwari Salurkan Beras Murah Lewat GPM Bersama Bulog

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com-PT Pos Indonesia Cabang Manokwari mulai menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), bekerja sama dengan Perum Bulog, Jumat (18/7/2025).

    Executive Manager Kantor Pos Manokwari, Dominius Harmoko Pandiangan di Manokwari, Sabtu, mengatakan bahwa GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras, di tengah potensi kenaikan harga.

    “PT Pos sudah mendapatkan alokasi 1 ton atau 200 sak beras SPHP dari Bulog. Harga yang kami jual Rp13.500 per kilogram atau Rp67.500 per karung 5 kilogram,” jelasnya.

    Baca juga:  Wabup Manokwari Motivasi Anak Eks Pecandu Aibon jadi Wirausaha

    Dominius menjelaskan, pelaksanaan GPM menyasar warga secara umum, termasuk para penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang sedang dilayani di Kantor Pos. Setiap pembeli dibatasi maksimal dua sak (10 kilogram) per hari untuk pemerataan distribusi.

    “Kami manfaatkan momen penyaluran BSU untuk tawarkan beras murah, dan respons masyarakat cukup tinggi,” ujarnya.

    Penjualan beras SPHP dilakukan di sejumlah titik, yakni Kantor Cabang Manokwari dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sanggeng, Prafi, Warmare, Ransiki, dan Oransbari. Penjualan di daerah pinggiran, seperti Warmare dan Prafi, dinilai sangat efektif.

    Baca juga:  Polresta Manokwari Tangkap Pria Pelaku Penganiyayaan di Ayambori

    “Di Prafi dan Warmare, kami distribusikan 100 sak, dan langsung habis dalam sehari. Wilayah yang jauh dari kota justru penjualannya lebih cepat karena kebutuhan tinggi,” imbuhnya.

    Penjualan beras SPHP ini juga terintegrasi melalui aplikasi AgriPos milik Kementerian Pertanian, guna mencatat data pembeli secara real time. Setiap transaksi dicatat menggunakan data KTP untuk memastikan pemerataan.

    “Siapa saja boleh membeli, tapi tidak bisa lebih dari dua sak. Sistem akan mendeteksi lewat data KTP,” katanya.

    Baca juga:  Investasi Genting Oil, Pemkab Bintuni Sosialisasi-Musyawarah Kompensasi 7 Marga Sumuri

    Dominius menyebutkan, hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan GPM. Sebelum penjualan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi intensif melalui media sosial dan kanal komunikasi lainnya.

    “Warga sangat antusias karena harga beras yang sangat terjangkau. Selagi ada pasokan dari Bulog, kami siap terus menjual,” pungkasnya.

    PT Pos menargetkan dapat menjual minimal 10 ton beras selama program berlangsung, mengulang keberhasilan distribusi pada operasi pasar sebelumnya menjelang Idul Fitri.(LP3/Red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...

    Layanan BBM Tetap Normal Selama Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tidak Kawatir

    ​AMBON, Linkpapua.id– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen untuk terus melayani kebutuhan masyarakat...