Warga Adat Sorong Palang Perusahaan Sawit PT IKS Usai Insiden Pengeroyokan

Published on

SORONG, LinkPapua.id – Warga adat melakukan aksi palang terhadap perusahaan sawit PT Inti Kebun Sejahtera (IKS). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan usai pengeroyokan terhadap Acon Masinau oleh 3 anggota Brimob yang bertugas di perusahaan tersebut.

Warga memalang kantor PT IKS di Kampung Klasof, Distrik Moisegen, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (20/9/2025). Mereka menilai penganiayaan terhadap Acon mencederai hak ulayat masyarakat adat.

Aksi pemalangan dimulai sekitar pukul 10.15 WIT. Massa menuntut pihak perusahaan bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan meminta para pelaku pengeroyokan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga:  Wartawan Dikeroyok Saat Liput Kebakaran Pasar Wosi, PWI Papua Barat Minta Tindakan Tegas

“Pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” ujar salah satu warga, Raimond Klagilit.

Raimond juga menekankan pentingnya perlindungan masyarakat adat. Menurutnya, hak ulayat harus diprioritaskan dalam setiap aktivitas perusahaan.

“Para pelaku pengeroyokan harus diproses secara hukum yang berlaku. Hak-hak dan perlindungan masyarakat adat harus diprioritaskan dalam aktivitas perusahaan sesuai hak ulayat mereka sendiri,” ucapnya.

Aksi berlangsung damai tanpa ada kekerasan. Tidak ada fasilitas perusahaan yang dirusak selama pemalangan.

Baca juga:  Wartawan yang Dikeroyok Saat Meliput Kebakaran di Pasar Wosi Juga Dirampok

Diberitakan sebelumnya, seorang pria adat di Sorong bernama Acon jadi korban pengeroyokan 3 anggota Brimob saat memprotes lamaran kerja di PT Inti Kebun Sejahtera (IKS). Peristiwa ini terjadi di Kampung Klasof, Distrik Moisegen, Jumat (19/9).

“Sebenarnya Acon merasa dikecewakan karena tidak diterima sebagai karyawan dan melakukan aksi protes di depan halaman kantor,” kata Yunus Matawul, pemilik hak ulayat setempat.

Namun, protes itu justru berujung kekerasan. Tiga anggota Brimob yang berjaga di pos melakukan pemukulan hingga korban mengalami luka-luka.

Baca juga:  Satgas Mansel Gotong Royong Rapikan Pengecatan Rumah Warga Yamboi

Acon sempat dirawat di puskesmas setempat. Dia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kilo 22 untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Pihak keluarga korban sudah melaporkan insiden ini ke Polsek Aimas. Acon juga sudah menjalani visum dan hasilnya kini dipegang pihak keluarga. Mereka masih menunggu langkah selanjutnya dari aparat terkait hasil visum tersebut. (LP10/red)

 

Latest articles

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi...

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk Bintuni, dan distrik tertua ke depan akan ditata menjadi wilayah...

Akhirnya! Jokowi Tunjukkan Ijazah ke Publik

More like this

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi Pesisir

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk...

Depicab SOKSI Teluk Bintuni Dukung Fraksi Golkar Pertanyakan Penurunan 81 Persen DBH Migas Otsus 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Pimpinan Cabang Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab SOKSI) Kabupaten Teluk...

Satreskrim Polresta Manokwari Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pelajar, Peragakan 32 Adegan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manokwari pada Kamis (5/11/2026)menggelar rekonstruksi kasus...