27.4 C
Manokwari
Kamis, Desember 11, 2025
27.4 C
Manokwari
More

    RS Pratama Babo Raya Bintuni Beroperasi 2026, Mulai Rekrut Nakes

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – RS Pratama Babo Raya, Teluk Bintuni, Papua Barat, segera beroperasi penuh pada semester II tahun 2026 dan kini mulai merekrut tenaga kesehatan (nakes). Proses seleksi nakes dilakukan secara bertahap untuk mencari SDM yang kompeten, termasuk menggunakan metode ujian praktik Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

    Antusiasme pelamar sangat tinggi, bahkan jumlah yang mendaftar melebihi kuota penerimaan nakes yang dibutuhkan. Tingginya minat ini menjadi indikasi kuat atas kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah daerah Teluk Bintuni.

    “Antusiasme yang tinggi ini menunjukkan kepercayaan publik atas apresiasi pemerintah daerah Teluk Bintuni terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan,” kata Ketua Panitia Seleksi, Semuel Manibuy, dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).

    Baca juga:  Apel Gabungan Pemkab Teluk Bintuni, Hanya 18 Kepala OPD yang Hadir

    Semuel menambahkan berkas lamaran untuk posisi dokter umum yang masuk ke meja panitia bahkan mencapai lebih dari 50 orang. Sayangnya, ada sekitar 10 sampai 15 persen pelamar bidan dan perawat yang tidak lolos seleksi administrasi.

    “Padahal STR nakes adalah bentuk dasar legalitas untuk dapat bekerja dan berpraktik sebagai tenaga kesehatan,” katanya.

    Mereka tidak lolos karena tidak melampirkan Sertifikat Kompetensi maupun Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai bentuk legalitas dasar. Seluruh peserta seleksi merupakan PNS, CPNS, PPPK, dan non-ASN dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di dalam dan luar Teluk Bintuni.

    Direktur RS Pratama Babo Raya, dr Nova Sumihartini, menjelaskan bahwa rekrutmen sudah dibuka sejak awal November 2025. Seleksi resmi baru dimulai pada Senin (1/12) dan dibagi menjadi tiga gelombang.

    Baca juga:  Apresiasi Atas 23 Tahun Eksistensi dan Pengabdian TK PGRI Teluk Bintuni

    “Untuk seleksinya, kita bagi menjadi tiga gelombang,” ucapnya.

    Gelombang pertama fokus pada nakes seperti perawat dan bidan, dilanjutkan dengan tenaga farmasi dan analis laboratorium. Sementara gelombang kedua akan menyeleksi tenaga administrasi dan tenaga umum.

    Seleksi untuk tenaga medis, meliputi dokter umum, dokter gigi, hingga dokter spesialis, akan dilaksanakan di gelombang ketiga. Seleksi dilakukan secara komprehensif mulai dari administrasi, kompetensi berupa ujian tertulis, praktik, wawancara, serta psikotes.

    “Hari ini seleksi untuk tenaga kesehatan, seperti tenaga perawat dan bidan. Besok kita lanjut dengan seleksi tenaga farmasi, analis laboratorium medis dan tenaga kesehatan penunjang lainnya,” lanjut Nova.

    Baca juga:  Peringati HUT RI ke 79, Pemkab Manokwari Gelar Upacara Peringatan

    Dalam tahap ujian praktik, panitia seleksi menggunakan metode OSCE yang merupakan teknik ujian terstruktur. Metode ini menguji keterampilan klinis calon nakes dengan cara berpindah melalui beberapa stasiun yang berisi skenario klinis berbeda dalam batas waktu tertentu.

    “Teknik ini untuk menguji keterampilan calon tenaga medis,” sebutnya.

    Untuk menjamin kualitas seleksi, manajemen RS Pratama Babo Raya menggandeng para profesional dan klinisi berpengalaman sebagai penguji. Mereka berasal dari kolaborasi Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, RSUD Teluk Bintuni, dan organisasi profesi terkait. (LP5/red)

    Latest articles

    Apindo Papua Barat Gelar Musprov Perdana Usai 10 Tahun Vakum

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) perdananya setelah fakum selama 10 tahun. Konsolidasi...

    More like this

    Apindo Papua Barat Gelar Musprov Perdana Usai 10 Tahun Vakum

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar...

    40 Calon Pemandu Ekowisata Wondama Praktik di Aitumieri, Dilatih Teknik hingga Storytelling

    TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Sebanyak 40 calon pemandu ekowisata Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat,...

    Disparbud Wondama Dorong Desa Wisata Jadi Penggerak Ekonomi Warga

    TELUK WONDAMA, LinkPapua.id - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Teluk Wondama, Papua Barat, mendorong...