Satgas Damai Cartenz Serahkan Tersangka Iyoktogi Telenggen ke Kejaksaan

Published on

WAMENA, LinkPapua.com – Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2025 menyerahkan tersangka kasus pembunuhan berencana, Iyoktogi Telenggen alias Upinip Kogoya, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya, Selasa (3/6/2025). Penyerahan ini merupakan bagian dari proses hukum tahap II setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak kejaksaan.

Iyoktogi diketahui terlibat dalam kasus pembunuhan berencana dan penganiayaan berat, sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP serta pasal-pasal subsider lainnya. Dia terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun.

Baca juga:  Caleg PKS, Mugiyono Tatap Muka Dengan Sejumlah Organisasi di Masni dan Sidey

Proses pemindahan tahanan dari Rutan Polres Yahukimo menuju Lapas Wamena dilakukan secara bertahap mulai 2 Juni 2025 dengan pengawalan ketat dari personel gabungan. Giat penyerahan (tahap II) dilaksanakan pada 3 Juni 2025 pukul 14.51 WIT di Kantor Kejari Jayawijaya dan rampung pada pukul 16.18 WIT.

Baca juga:  KKB Tembak Mati Sopir Lajuran Asal Toraja di Jayawijaya, Sempat Paksa "Promosi" Papua Merdeka

Kaops Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan bahwa penyerahan tersangka ini merupakan bentuk keseriusan aparat dalam menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata di Papua.

“Ini adalah bentuk keseriusan Satgas Ops Damai Cartenz dalam mengawal proses hukum terhadap pelaku kriminal bersenjata yang telah menimbulkan keresahan dan korban jiwa di Papua. Kami akan terus menindaklanjuti setiap proses penyelidikan hingga ke tahap penuntutan secara profesional dan tuntas,” ujar Faizal dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Baca juga:  Pendaftar Calon Anggota KPU Kabupaten se-PB Minim, Ada Opsi Diperpanjang

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat Papua agar tetap tenang dan mendukung proses penegakan hukum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh kelompok-kelompok yang ingin memecah belah persatuan. Percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum yang bekerja secara profesional,” katanya. (*/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...