SMACO Papua Barat Resmikan Fasilitas Gedung Baru, Mendikdasmen Hadir Langsung

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Muhammadiyah Conservation (SMACO) Papua Barat meresmikan fasilitas gedung baru di Manokwari, Papua Barat. Peresmian fasilitas pendidikan itu dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu’ti.

“Ini sebuah anomali arsitektural yang luar biasa,” ujar Ketua Pimpinan Muhammadiyah Papua Barat Mulyadi Djaya saat peresmian fasilitas pendidikan SMACO di Manokwari, Kamis (28/5/2026).

Sebanyak 13 bangunan beserta fasilitas pendukung kini siap menunjang aktivitas belajar mengajar di SMACO. Pembangunan unit sekolah baru itu awalnya ditargetkan selesai dalam 10 bulan, tetapi dituntaskan dalam waktu 3 bulan.

Mulyadi menyampaikan apresiasi terhadap program pembangunan unit sekolah baru dari pemerintah pusat. Dia menyebut pembangunan fasilitas itu berjalan dengan tata kelola yang akuntabel.

Baca juga:  Pj Gubernur Optimistis Genjot Prestasi Atlet Lokal Papua Barat

SMACO dirintis setahun lalu dengan memanfaatkan bangunan klinik sebagai fasilitas awal pembelajaran. Pada angkatan pertama, sekolah tersebut memiliki delapan guru dan 63 siswa yang mayoritas berasal dari kalangan non-Muslim.

“SMACO adalah replika murni pendidikan yang inklusif,” katanya.

Mulyadi mengatakan SMACO lahir dari kesadaran teologis dan ekologis untuk menjaga lingkungan hidup di tanah Papua. Dia menilai kerusakan alam tidak boleh dibiarkan tanpa sikap.

“Kita memiliki kesadaran teologis sebagai wakil Tuhan di muka bumi. Ketika melihat alam rusak, kita tidak boleh diam,” ucapnya.

Selain itu, SMACO menerapkan konsep pendidikan yang memadukan teknologi, nilai Islam, dan kearifan lokal masyarakat Papua Barat. Konsep itu juga mengadopsi nilai-nilai lokal masyarakat Pegunungan Arfak yang memiliki komitmen adat dalam menjaga kelestarian alam.

Baca juga:  Usai Ditetapkan Pemenang Pilkada Manokwari, Hermus Sebut ini adalah Amanah Tuhan

“SMACO adalah titik temu yang indah antara teknologi, Islam, dan kearifan lokal,” tuturnya.

Sekolah ini menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar dengan pendekatan deep learning yang baru dicanangkan Kemendikdasmen. SMACO juga menerapkan muatan lokal kurikulum konservasi yang berfokus pada pelestarian lingkungan.

Mulyadi menyebut Muhammadiyah menggandeng sejumlah mitra dalam pengembangan kurikulum konservasi. Mitra tersebut termasuk Ekobhinneka dan WWM.

Meski baru berusia satu tahun, siswa SMACO telah menorehkan sejumlah prestasi di tingkat Papua Barat. Prestasi itu diraih pada cabang olahraga tinju remaja, lomba berkebun, hingga seni.

Dalam pertemuan itu, Muhammadiyah Papua Barat turut meminta dukungan Menteri Abdul Mu’ti untuk pembangunan stadion mini dan laboratorium pendidikan bagi siswa SMACO. Mulyadi menilai fasilitas olahraga dan seni dibutuhkan untuk menunjang minat siswa.

Baca juga:  Produk Pangan Pegaf Bisa Tembus LNG Tangguh, Wonggor: Peluang Ini Harus Ditangkap

“Stadion ini penting untuk anak-anak Papua yang memiliki minat besar di bidang olahraga dan seni,” tegasnya.

Muhammadiyah Papua Barat menargetkan seluruh kabupaten di Papua Barat memiliki sekolah Muhammadiyah pada 2027. Saat ini, masih terdapat dua kabupaten yang belum memiliki sekolah Muhammadiyah, yakni Manokwari Selatan dan Teluk Wondama.

Mulyadi menambahkan kawasan Kampus Unimitu Bintuni memiliki lahan seluas 50 hektare. Lahan itu siap dikembangkan menjadi kawasan pendidikan terpadu mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. (LP14/red)

Latest articles

Gubernur Papua Barat Minta LP3KD Perkuat Pembinaan Generasi Muda dan Kerukunan

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) memperkuat pembinaan generasi muda dan menjaga kerukunan...

More like this

Gubernur Papua Barat Minta LP3KD Perkuat Pembinaan Generasi Muda dan Kerukunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani...

Imam Muslih: Pemuda Harus Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja dan Teknologi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Generasi muda di Manokwari didorong untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan...

Inisiatif Mahasiswa, Ormawa UT Manokwari Bantu Warga Hadapi Kabut Asap

MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap yang melanda wilayah...