Suku Besar Kuri Wamesa Gelar Mubes, Bentuk Kelembagaan Masyarakat Hukum Adat

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Musyawarah Besar (Mubes) dan Pra Mubes III Suku Besar Kuri Wamesa dengan tema “Kuri Wamesa Bangkit” berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG), Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Mubes akan dihelat selama dua hari, Jumat (19/5/2023) hingga Sabtu (20/5/2023), dengan partisipasi ratusan perwakilan adat dan masyarakat Kuri Wamesa yang bertujuan untuk membentuk kepengurusan organisasi.

Baca juga:  Ratusan BKO TNI-AD di Papua Barat Mulai Digeser Ke Daerah

Ketua panitia mubes, Dominggus Urbon, menyampaikan bahwa sejumlah regulasi telah mengakui keberadaan masyarakat hukum adat. Mubes ini pun, kata dia, bertujuan utama untuk membentuk kelembagaan masyarakat hukum adat. “Kuri Wamesa tidak dapat berdiri sendiri tanpa berdampingan dengan suku lainnya,” ujar Dominggus.

Ia menekankan pentingnya konsolidasi bagi masyarakat adat, termasuk dalam kebijakan Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) yang harus mendukung masyarakat adat. “Keberpihakan terhadap masyarakat adat tidak dapat dilakukan sendiri, perlu diatur,” tambahnya.

Baca juga:  Polres Bintuni Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Sulfianto, 1 Orang Oknum Anggota Polisi

Dominggus juga mengajak seluruh komponen di Teluk Bintuni untuk berkolaborasi dengan masyarakat adat dalam membangun daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni dan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkompimda).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Teluk Bintuni, Haris Tahir, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bagi masyarakat adat Kuri Wamesa. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, terutama dalam momentum tahun politik.

Baca juga:  Pemkab Bintuni Salurkan 61 Ekor Hewan Kurban, Dapat Tambahan dari Presiden-Pemprov

Haris Tahir yang mewakili Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, menitipkan pesan penting saat membuka mubes. “Bangkit dalam dua hal, yaitu untuk kepentingan masyarakat dan kepentingan Tuhan,” ucapnya. (LP5/Red)

Latest articles

Pengangguran di Papua Barat Turun, Pekerja Sektor Formal Capai 118.615 Orang

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Papua Barat. Kondisi ketenagakerjaan tersebut diikuti...

More like this

Polisi Ungkap Motif Pelaku Bunuh Alumni P2TIM Bintuni di Halsel

AMBON, LinkPapua.id - Polisi mengungkap motif Ar (19), terduga pelaku pembunuhan alumni P2TIM Teluk...

Pembunuh Alumni P2TIM Bintuni Ditangkap di Ambon Saat Telepon Pacar

AMBON, LinkPapua.id – Tim gabungan kepolisian meringkus seorang pemuda terduga pelaku pembunuhan terhadap alumni...

Polisi Tangkap Pembunuh Alumni P2TIM Bintuni di Ambon

AMBON, LinkPapua.id - Tim gabungan kepolisian meringkus seorang pemuda terduga pelaku pembunuhan terhadap alumni...