Tak Terima Lagi Proposal, Waterpauw Ingin Dana Otsus Fokus Infrastruktur-Kesehatan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com– Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mengatakan, pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan otonomi khusus (musrenbang otsus) adalah pijakan awal dalam menentukan kesejahteraan. Karena itu program 5 tahun ke depan harus benar benar berpihak pada rakyat.

“Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) ditetapkan sejak 2021 sampai 2041 (20 tahun). Ini merupakan momen penting. Mari kita bahas bersama rencana strategis ke depan agar terwujud kesejahteraan untuk rakyat,” ungkap Waterpauw saat membuka Musrenbang Otsus, Jumat (28/4/2023).

Ia mengatakan, musrembang otsus sangat baik untuk mempersatukan pemikiran. Program ini menjadi landasan dalam menyusun perencanaan kinerja 5 tahun ke depan.

Baca juga:  H Sembiring Serahkan Jabatan Sekda ke Harjanto Ombesapu  

Menurut Waterpauw, apa yang menjadi catatan dalam musrembang akan dilakukan pembahasan bersama. Sebab kata dia, renstra ini menjadi pijakan dalam membangun. Bukan saja dalam rentang 5 tahun. Tapi juga 20 tahun mendatang.

Waterpauw mengharapkan anggaran yang ada dapat mensejahterakan masyarakat di Papua Barat. Waterpauw lalu menyinggung soal kasus stunting dan kemiskinan ekstrem yang masih cukup tinggi.

Karena itu, dana otsus akan fokus pada pembenahan infrastruktur. Terutama sektor kesehatan dan ekonomi rakyat.

Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Cerita Perjalanan Ottow-Geisler ke Mansinam: Bawa Ajaran Kasih

“Hari ini kenapa masih tinggi stunting dan kemiskinan ekstrem karena stabilitas jalan belum sampai kampung, air bersih belum masuk, MCK belum sampai kampung. Itu tugas pemerintah. Sehingga ke depan proposal proposal kita tolak. Tidak ada lagi. Dana otsus fokus untuk kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Waterpauw menjelaskan, ada banyak muara dari renstra musrenbang. Salah satu yang paling mendasar adalah menjamin optimalisasi pemanfaatan penerimaan dalam rangka otonomi khusus guna percepatan pembangunan.

Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Luncurkan Program Penerbangan Subsidi, Jangkau 12 Rute

Plt Kepala Bappeda Papua Barat Melkias Werinussa mengatakan pelaksanaan musrenbang otsus merupakan penyusunan rencana aksi lima tahun, dari 2023-2026 mendatang.

“Pelaksanaan mesrenbang otonomi khusus ini merupakan implementasi amanat Undang-undang Nomor 2 tahun 2021 tentang ototnomi khusus bagi Provinsi Papua,” ucapnya.

Selain itu juga paraturan turunannya yaitu PP Nomor 106 tahun 2021 dan peraturan pemerintah tahun 2021. Di mana kegiatan musrembang otsus akan menjadi pijakan dalam penyusunan anggaran dan program yang bersumber dari dana otsus. (LP9/Red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...