MANOKWARI, LinkPapua.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Papua Barat naik menjadi 4,19 persen berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Kenaikan itu terjadi di tengah bertambahnya jumlah angkatan kerja dan penduduk yang bekerja.
“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,19 persen, naik 0,09 persen poin dibanding Februari 2026,” tulis Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat dalam siaran persnya dikutip LinkPapua.id, Jumat (7/8/2026).
Data Sakernas mencatat jumlah angkatan kerja mencapai 312.389 orang atau bertambah 402 orang dibanding Februari 2026. Pada periode yang sama, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat sebesar 70,91 persen atau turun 0,21 persen poin dibanding Februari 2026.
Jumlah penduduk yang bekerja pada Mei 2026 mencapai 299.305 orang atau naik 118 orang dibanding Februari 2026. Lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan 123.791 orang atau 41,36 persen dari total penduduk bekerja.
Penduduk yang bekerja pada kegiatan formal tercatat sebanyak 124.303 orang atau 41,53 persen dari total pekerja. Angka tersebut meningkat 1,88 persen poin dibanding Februari 2026.
Tingkat setengah pengangguran pada Mei 2026 tercatat sebesar 8,11 persen atau naik 2,62 persen poin dibanding Februari 2026. Sementara itu, tingkat pekerja paruh waktu mencapai 27,33 persen atau meningkat 5,37 persen poin dibanding Februari 2026. (*/red)
