40 Hari Kasus Mandek, Keluarga Korban Tabrak Lari di Manokwari Kembali Aksi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Keluarga Marvel Audrei Rumbin kembali turun ke jalan memprotes penanganan kasus tabrak lari yang dinilai mandek. Massa memblokade perempatan lampu merah Makalow karena pelaku belum juga ditangkap meski kasus telah berjalan lebih dari 40 hari.

“Kami dijanjikan sebelum 40 hari pelaku sudah diamankan. Kami juga diinformasikan bahwa identitas pelaku sudah 99 persen diketahui karena ada lebih dari satu saksi,” ujar ayah korban, Yulius Besin, di lokasi aksi, Senin (22/12/2025).

Baca juga:  Harapan Bupati Hermus di Rakerda PWKI Papua Barat: Harus Eksis Dukung Pemda

Aksi unjuk rasa ini merupakan kali kedua yang dilakukan pihak keluarga sebagai bentuk kekecewaan terhadap aparat kepolisian. Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas di perempatan Makalow sempat lumpuh total.

“Kami tunggu sampai pagi, tapi ternyata pelaku disebut sudah melarikan diri. Kalau identitas sudah jelas, seharusnya ada langkah tegas. Jangan sampai pelaku seolah disembunyikan, bukan bersembunyi,” tegas Yulius.

Baca juga:  Pesan Sabu-Sabu melalui Jasa Pengiriman, Pria 38 Tahun Ditangkap Polisi  

Dia menuturkan pihak keluarga sempat menerima informasi bahwa aparat telah berada di tempat kejadian perkara untuk melakukan penangkapan pada malam hari. Namun hingga keesokan paginya, pihak keluarga justru diberi tahu bahwa pelaku telah melarikan diri.

“Kasus yang terjadi bersamaan dengan kasus anak kami semuanya sudah terungkap. Tapi, kasus Marvel terasa sangat sulit. Kami hanya menuntut keadilan untuk anak kami,” lanjutnya.

Baca juga:  Operasi Zebra Mansinam 2023, Upaya Polresta Manokwari Jaga Kamseltibcarlantas

Pihak keluarga menilai penanganan kasus Marvel berbeda dengan kasus tabrak lari lain yang terjadi dalam waktu bersamaan. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum.

Aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama aksi berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru penanganan kasus tersebut. (LP14/red)

Latest articles

Suporter Bakar Mobil-Rusak Fasilitas Stadion Lukas Enembe Jayapura

0
JAYAPURA, LinkPapua.id – Sejumlah oknum suporter membakar mobil dan merusak fasilitas Stadion Lukas Enembe usai Persipura Jayapura gagal promosi ke Super League. Massa meluapkan...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Wabup Joko Kunjungi CJH Teluk Bintuni di Asrama Haji Sudiang Makassar: Semoga Mabrur!

MAKASSAR, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara mengunjungi rombongan calon jemaah...

Pagar Puskesmas Tahota Mansel Roboh, padahal Baru 3 Bulan Dibangun

MANSEL, LinkPapua.id - Pagar Puskesmas Tahota di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, roboh...