Pengrusakan dan Penganiayaan Pegawai Unipa, Polisi Sudah Periksa 15 Saksi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Manokwari terus memeriksa saksi terduga pelaku pengrusakan dan penganiayaan pegawai Univeristas Papua (Unipa) yang terjadi pada 21 Juli lalu.

Kasatreskrim Polres Manokwari melalui penyidik pembantu, Aipda Persli Nahuway, mengungkapkan ada 15 saksi yang telah diperiksa dalam kasus ini. “Yang diperiksa yaitu 1 saksi sekaligus korban, 5 orang sekuriti Unipa dan 9 dosen dan pegawai Unipa lainnya,” kata Aipda Persli, Jumat (30/7/2021).

Baca juga:  Dominggus Mandacan Lantik Kepengurusan KONI di Empat Kabupaten Papua Barat

“Tindakan selanjutnya kita sudah memanggil sejumlah orang yang diduga melakukan aksi demo, tetapi belum hadir sehingga akan kembali dilakukan panggilan kedua. Mereka dipanggil sebagai saksi,” imbuhnya.

Aipda Persli mengungkapkan, ada delapan orang yang sudah diketahui identitasnya. Beberapa di antaranya merupakan mahasiswa Unipa.

Baca juga:  Pengrusakan dan Penganiayaan Pegawai, Unipa Serahkan Proses Hukum ke Kepolisian

“Yang saksi tambahan itu ada yang masih sebagai mahasiswa, tetapi ada juga yang sudah DO (drop out) dari kampus. Tentu kalau mereka sudah memenuhi panggilan baru bisa dipastikan keterlibatannya seperti apa. Akan juga dilakukan gelar perkara lebih lanjut,” terangnya.

Kerugian akibat aksi pengrusakan berdasarkan koordinasi penyidik dengan Unipa ditaksir mencapai Rp150 juta. Kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). CCTV di kampus Unipa sendiri tidak memiliki rekaman gambar saat kejadian.

Baca juga:  Gubernur Dominggus Harap Guru Besar UNIPA Jaga Budaya Papua

Pengrusakan kampus diduga akibat dari tidak diterimanya sejumlah calon mahasiswa di Unipa sehingga digelar demo yang berujung pada pengrusakan fasilitas kampus dan penganiayaan satu orang pegawai. (LP3/Red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

KPU RI Dorong Pelayanan Pemilu Inklusif di Papua Barat, Perkuat Akses Disabilitas-Masyarakat Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – KPU RI mendorong penguatan standar pelayanan kepemiluan yang inklusif di Papua...

Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU Adaptif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesuaikan...