26 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
26 C
Manokwari
More

    Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Papua Barat Baru 19,5 Persen

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Cakupan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Provinsi Papua Barat mencapai 155.334 orang atau secara persentase baru mencapai angka 19,5 persen dari total target sasaran. Sementara, vaksinasi untuk dosis pertama mencapai 248.411 atau 31,2 persen.

    Secara umum, pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) di Bumi Kasuari, yaitu 797,402 orang atau sebanyak 70 persen dari jumlah penduduk pada tiap kabupaten/kota.

    Cakupan target itu terdiri atas petugas layanan publik, tenaga kesehatan, warga lanjut usia (lansia), masyarakat rentan termasuk ibu hamil, serta masyarakat umum termasuk anak-anak usia 12 sampai 17 tahun.

    Secara spesifik, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat dalam 24 jam terakhir hingga Senin (4/10/2021), petugas layanan publik yang sudah divaksin Covid-19 dosis pertama sebanyak 104.979 orang (90,24 persen) dan 70.432 orang (60,55 persen) telah disuntik dosis tahap kedua dari total target sasaran sebanyak 116.328 orang.

    Baca juga:  Polisi Gerebek Judi Bola Dadu di Manokwari, Bandar Ditangkap

    Adapun sasaran untuk tenaga kesehatan, yakni sebanyak 8.564 orang. Hingga saat ini, 9.926 orang (115,90 persen) telah disuntik vaksin dosis tahap pertama dan 8.819 orang (102,98 persen) telah disuntik dosis kedua. Sementara, tenaga kesehatan yang telah disuntik dosis tahap tiga sebanyak 1.171 (13,67 persen).

    Kemudian, warga lansia yang telah disuntik vaksin dosis tahap pertama sebanyak 5.553 (18,01 persen) dan 3.688 (12,00 persen) telah disuntik vaksin dosis tahap dua, dengan target sasaran penerima vaksin sebanyak 30.722 orang.

    Baca juga:  Anggaran Minim, Disdik Papua Barat Pasrah Beberapa Program Mandek Tahun ini

    Sementara, ibu hamil yang telah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 95 orang dan belum ada satupun yang kembali menjalani penyuntikan vaksinasi dosis tahap kedua.

    Di sisi lain, masyarakat rentan dan umum yang telah disuntik vaksin dosis tahap pertama, ialah sebanyak 111.758 orang (22,63 persen) dan 58,343 orang (11,82 persen) telah disuntik vaksin dosis tahap kedua. Target sasaran untuk golongan ini ialah sebanyak 493.762 orang.

    Sementara itu, anak dan remaja usia 12 sampai 17 tahun yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis tahap pertama, sebanyak 10.025 orang (7,84 persen) dan 7.179 orang (5,61 persen) telah menjalani penyuntikan vaksin dosis tahap kedua. Target sasaran penerima vaksin bagi golongan pelajar itu ialah sebanyak 127.914 orang.

    Baca juga:  Gubernur Dominggus Ajak Kepala Daerah Dukung Pembangunan Situs Wondama

    Pemerintah gencar melaksanakan program vaksinasi Covid-19 secara massal demi membentuk herd immunity sebagai upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 di Bumi Kasuari. Penyuntikan vaksin diberikan dua dosis sebanyak dua kali dalam rentang waktu tertentu.

    Capaian Vaksinasi Covid-19 Papua Barat hingga saat ini untuk dosis pertama mencapai 248.411 (31,2 persen) dari sasaran 797.402, sedangkan untuk dosis kedua mencapai 155.334 (19,5 persen). (CP/Red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...

    Rektor Berharap Lulusan UNCRI Bawa Perubahan Positif di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof Robert KR Hammar, menaruh harapan...

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...