Minyak Goreng Langka, Satgas Pangan Papua Barat Tak Temukan Penimbunan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Satgas Pangan Polda Papua Barat telah melakukan pengecekan stok minyak goreng di pasaran dalam beberapa pekan. Satgas mengklaim belum menemukan penimbunan.

Ketua Satgas Pangan Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu mengatakan saat ini Satgas Pangan Polda secara aktif melakukan pengecekan ke lapangan pada distributor, pasar tradisional, pasar modern dan toko pengecer. Hasilnya, tak ditemukan penimbunan minyak goreng.

“Untuk menjamin ketersediaan minyak goreng dan juga menjamin masyarakat selaku konsumen dapat membeli dengan harga yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 14 ribu/liter,” kata Romilus.

Baca juga:  Mendag Zulhas: Harga Migor Stabil Dua Pekan ke Depan

Dia mengatakan, Satgas Pangan Polda dan Polres se-Papua Barat bersama dengan Disperindag dan Bulog terus memonitor ketersediaan dan harga bahan pokok di Papua Barat, khususnya pasca dikeluarkannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Minyak Goreng Satu Harga dengan Skema BPDPKS.

“Dari pantauan di lapangan sampai saat ini, ketersediaan minyak goreng masih cukup di Papua Barat. Dan belum dijumpai adanya penimbunan,” terang Romilus.

Baca juga:  Tiba di Bandara Rendani, Waterpauw Disambut Hangat Dominggus dan Nataniel

Dia mengatakan, kebetulan hari ini baru saja dilaksanakan rakor implementasi dan minyak goreng satu harga di kantor Dinas Perindustrian Propinsi Papua Barat yang dihadiri Tim Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, Satgas Pangan Polda Papua Barat, Bulog dan para Distributor di Manokwari.

“Semangatnya sama yaitu mengawal kebijakan pemerintah tentang minyak goreng satu harga.” tuturnyaR

Romilus menyebut, Selasa (22/2/2022) hari ini. tim Satgas Pangan Polda bersama tim dari Kementerian Perdagangan RI dan Dinas Perindag Papua Barat akan melakukan pemantauan langsung ke distributor.

Baca juga:  Gunakan Aplikasi, Mendag Pastikan Distribusi Migor Curah Tepat Sasaran

“Kami dari Satgas Pangan Polda akan terus memonitor stok maupun harga minyak goreng. Instruksi saya juga kepada para Kasat Reskrim untuk intensif melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dan turun kelapangan untuk memantau langsung. Kita antisipasi dan cegah agar tidak terjadi panic buying atau penimbunan, ” katanya. (LP2/Red) 

Latest articles

PAD Hanya Rp160,17 Miliar, Fraksi Golkar DPRK Manokwari Minta Basis Pajak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Fraksi Partai Golkar DPRK Manokwari meminta Pemkab Manokwari memperluas basis pajak dan retribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Permintaan itu...

Suny Syamsu Terpilih Pimpin Golkar Kaimana

More like this

Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Dugaan Penelantaran di Kasus Yanto Idorway Tewas Tenggelam 

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kuasa hukum keluarga Yanto Idorway meminta polisi mengusut dugaan penelantaran dalam...

Sambut HUT Ke-81 RI, Pemprov Papua Barat Bagikan Bapok dan Bibit Buah di Susweni

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat membagikan bahan pokok (bapok) dan bibit tanaman buah...

Asap Kebakaran TPA Manokwari Ancam Kesehatan, Pemprov Papua Barat Wajibkan ASN Pakai Masker

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mewajibkan ASN dan non-ASN memakai masker di lingkungan...