Soal Pajak Salah Objek, Bapenda Bintuni Akui Ada Miskomunikasi dengan P2TIM

Published on

BINTUNI – Badan Pendapatan Daerah Teluk Bintuni akhirnya buka suara terkait polemik pemasangan spanduk tunggakan pajak di Kantor P2TIM. Bapenda mengakui ada miskomunikasi di awal hingga terjadi kesalahan objek.

“Sebenarnya yang jadi objek adalah perusahaan catering. Perusahaan catering ini yang jadi vendor makan minum di P2TIM. Sehingga koordinasi kita ke P2TIM,” ujar Sekretaris Bapenda Teluk Bintuni Zeth Kehek, Kamis (2/6/2022).

Baca juga:  Dirjen Pajak Siapkan Program PPS, Berlaku Hingga Juni 2022

Menurut Zeth, lewat P2TIM, Bapenda berharap perusahaan catering tersebut bisa menyelesaikan tunggakan pajaknya yang mencapai Rp825 juta.

“Karena belum menyelesaikan tunggakannya, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disarankan dipasang spanduk. Pemasangan awalnya dilakukan di bagian depan pagar P2TIM,” paparnya.

Hal ini juga dijelaskan oleh salah seorang staf bagian pengawasan Bapenda Teluk Bintuni, Saiful. Ia mengatakan dalam manajemen P2TIM terdapat satu perusahaan sebagai vendor yang menangani tentang catering. Kepada perusahaan itu, Bapenda telah melayangkan surat secara resmi kepada pihak Petrotekno, namun dari awal belum pernah diarahkan untuk bertemu dengan pihak yang dimaksud.

Baca juga:  ART Ingrid di Manokwari Dibunuh Majikan karena Tak Mampu Lagi Bekerja

“Sehingga kami berpikir tetap masih berurusan di Petro,” jelasnya.

Namun belakangan dengan kehadiran KPK di Teluk Bintuni, kemudian pihak Petrotekno mengarahkan pihaknya untuk berurusan langsung dengan pihak catering. Akhirnya, spanduk pemberitahuan yang awalnya terpasang di area P2TIM, dipindahkan di area lokasi tempat vendor itu berkantor.

Baca juga:  Pertamina Patra Niaga Gelar BEDUKK, Sasar UMKM, Komunitas, Ojol dan Anak Yatim

“Untuk ke depannya bila ada lagi hal yang serupa, maka kami tidak lagi berurusan dengan manajemen Petrotekno (P2TIM), melainkan langsung kepada vendor terkait,” imbuhnya. (LP5/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...