Tekan Angka Kenakalan Remaja, Kejari-Kesbangpol Bintuni Gelar Jaksa Masuk Sekolah

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Teluk Bintuni menggandeng Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar penyuluhan hukum dan penerangan hukum dalam program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). JMS merupakan agenda rutin tahunan sebagai salah satu langkah menekan angka kenakalan remaja.

Berlangsung di Aula Women and Child Center, Jalan Kali Kodok, Jumat (10/6/2022), kegiatan ini diikuti pelajar dari SMK Negeri 1 Bintuni, SMA Negeri 1 Bintuni, SMA YPK, SMA Muhammadiyah, dan SMA Baitul Amin.

Baca juga:  Barang Sitaan Rusak, Penasihat Hukum Bryan Tanbri Mengadu ke Kejagung

Plt. Kepala Badan Kesbangpol Teluk Bintuni, Izaac Laukoun, yang sekaligus membuka kegiatan ini mengatakan bahwa usia remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa yang rentan terjadi kekerasan, bahkan rentan berurusan hukum.

“Itu kemudian kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat terutama anak anak pelajar kita,” kata Izaac.

Baca juga:  Soal Kasus Korupsi Pasar Babo, 3 Orang Segera Disidang, 1 Ditetapkan DPO

Ia berharap melalui kegiatan ini dapat membentuk moral dan mental dari para pelajar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Jadi mungkin dari kegiatan JMS itu ending-nya,” kata Izaac yang juga Asisten III Bidang Administrasi Setda Bintuni.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Teluk Bintuni, Boston R.M. Siahaan, mengatakan tindak pidana yang selama ini dominan terjadi di Bintuni adalah
kekerasan terhadap anak, seperti penganiayaan dan pengeroyokan, kemudian persetubuhan atau cabul. Kemudian, senjata tajam. “Setop kenakalan remaja,” serunya.

Baca juga:  3 Hari Premium Langka, Kendaraan Mengular di SPBU Bintuni

Kepala Seksi Intelijen Kejari Teluk Bintuni, Yusran A. Baadilla, berharap kegiatan ini memberikan pemahaman bagi para pelajar tentang hukum. Dengan begitu, pelajar bisa menjauhi tindakan-tindakan bersangkutan dengan hukum. (LP5/Red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Patrick Meyer Dorong Penguatan Anggaran Perumda Minyei Arfak

MANOKWARI, Linkpapua.id-Anggota Komisi II DPRK Manokwari Patrick Y. Meyer mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan...

Pesta Sinoli-Torang Locavore Jadi Strategi BI Perkuat Pengendalian Inflasi Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat terus mendorong penguatan pengendalian inflasi...

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan Pentingnya Data Berkualitas

MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam...