26.2 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
26.2 C
Manokwari
More

    Jabatan Pimpinan Kosong, Aktivitas Perkantoran Dispar Papua Barat Setop Sementara

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Aktivitas perkantoran Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Papua Barat setop sementara. Ini menyusul sudah satu bulan lebih jabatan kepala dinas di instansi pemerintahan ini kosong.

    Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dispar Papua Barat, Ocha Yanti, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, dalam hal ini Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, atau Sekda Papua Barat, Nataniel D. Mandacan, turun tangan.

    Sebab, kata dia, akibat kekosongan jabatan, proses pengambilan keputusan dan penyerapan anggaran kini jadi terhambat. Buktinya, memasuki triwulan II, anggaran di Dispar baru terserap 11,7 persen.

    Baca juga:  Tolak Kenaikan Harga BBM, Ketua DPW PKS Papua Barat: Kebijakan yang Lukai Masyarakat

    “Urusan rutinitas di kantor selama ini saja kami sudah bingung, misalnya pembayaran utang piutang, gaji pegawai, dan Listrik serta air. Ini karena tidak ada pimpinan sejak Mei lalu, kepala dinas diganti,” kata Ocha, Rabu (15/6/2022).

    Sekretaris Dispar Papua Barat, Ruland R. Sarwom, mengatakan seluruh staf dan pegawai termasuk honorer saat ini melakukan aksi mogok kerja hingga ada respons perihal kekosongan jabatan pimpinan.

    Baca juga:  Perdasus Nomor 4 Diharapkan Bisa Mengakomodir Wewenang DPR PB

    “Mulai hari ini seluruh kabid dan kabag serta staf ASN dan tenaga honorer melakukan aksi mogok kerja. Aksi ini berakhir jika ada respons dari Penjabat Gubernur maupun Sekda Papua Barat menyikapi kekosongan jabatan di dinas kami,” ucapnya.

    Sejak satu bulan lebih pihaknya menunggu SK pelaksana tugas Kepala Dispar Papua Barat, tetapi belum ada keputusan dari pengambil kebijakan.

    Baca juga:  Sosialisasi Pencaker, Disnakertrans Papua Barat Tunggu Persetujuan Pj Gubernur 

    “Beberapa kali bidang yang memiliki kewenangan di dinas ini telah berkoordinasi melalui BKD Papua Barat maupun ke Sekda, bahkan Sekda telah menyurat ke BKD untuk menindaklanjuti, namun sampai saat ini belum ada respons,” tuturnya.

    Irman, salah satu staf, berharap respons cepat dari pengambil kebijakan menyikapi masalah persoalan ini. “Kalau kondisi ini terus begini bagaimana kita mau bekerja melakukan kegiatan pelayanan,” ujarnya. (LP2/Red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...