Pertemuan MRPB-Polres Mansel: Bahas Polri Jalur Otsus hingga Restorative Justice

Published on

MANSEL, Linkpapua.com – Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRPB) melakukan audiensi ke Polres Manokwari Selatan (Mansel), Rabu (15/6/2022). Sejumlah hal jadi pembahasan dalam pertemuan ini.

Rombongan dipimpin langsung Ketua MRPB, Maxi Ahoren, didampingi pokja adat, yakni Soleman Sani, Matias Komedi, Abraham Ramar, dan Duwiri, serta pokja agama, Morin. Rombongan disambut Kapolres Mansel, AKBP Tolopan Simanjuntak.

Kapolres juga melibatkan sejumlah perangkat untuk memberikan penjelasan teknis terkait hal-hal yang jadi bahasan pertemuan, yakni Kabag Ops, Kompol Yohanis N. Pabuntang, Kabag Sumda, AKP Heru Sundawan, Kasat Reskrim, Iptu Edward Pranajaya Purba, Kasat Intelkam, Iptu Antonius, dan Kasi Humas Ipda Fardy.

Baca juga:  Pidar Papua Desak Kejati Tindak Dugaan Korupsi Jembatan Wasian Bintuni

Beberapa poin yang disampaikan MRPB di antaranya soal penerimaan anggota Polri jalur Otsus dan penanganan kasus di Polres Mansel.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat: Urusan Kesehatan Mesti Utamakan Nyawa, Administrasi Belakangan

Selain itu, juga dibahas terkait pembinaan anak-anak asli Papua yang sudah menjadi anggota Polri agar tidak melakukan hal-hal melanggar hukum yang berujung pada pemecatan.

MRPB juga meminta Polres Mansel agar senantiasa mengedepankan budaya dan adat dalam menyelesaikan kasus atau restorative justice. Permintaan ini diikuti bahwa hal ini bukan untuk mengintervensi kinerja aparat.

Sebelum menjawab usulan itu, Kapolres Mansel mengaku sangat mengapresiasi kehadiran Ketua MRPB beserta rombongan di Polres Mansel. Ia yakin bahwa koordinasi dan silaturahmi dapat meningkatkan situasi aman dan kondusif.

Baca juga:  Kendalikan Inflasi, Pemprov Papua Barat Targetkan 10 Kali GPM Tahun ini

Terkait usulan MRPB, untuk penanganan kasus secara umum, kata Kapolres, Polres Mansel selalu mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan. Pihaknya mengakui hampir tiap hari ada laporan yang masuk, tetapi senantiasa mempertimbangkan kultur budaya dan adat dalam penyelesaiannya. (LP6/Red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

KPU RI Dorong Pelayanan Pemilu Inklusif di Papua Barat, Perkuat Akses Disabilitas-Masyarakat Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – KPU RI mendorong penguatan standar pelayanan kepemiluan yang inklusif di Papua...

Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU Adaptif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesuaikan...

Polda Papua Barat Menetapkan 2 Tersangka Pembunuhan Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan...