Satgas upayakan lokasi karantina nakes positif COVID-19

Published on

Manokwari- Satuan tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Manokwari, mengupayakan lokasi karantina bagi tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif.

Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 Manokwari, dr Henri Sembiring, Jumat (2/10) menyebutkan hingga saat ini sudah 82 nakes di Manokwari yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Pada klaster nakes rumah sakit tercatat sebanyak 37 orang yang terkonfirmasi positif. Sedangkan klaster nakes Puskesmas 44 dan satu kasus lainya dari klaster klinik.

Baca juga:  Papua Barat Tambah 7 Notaris, Kemenkuham Ingatkan Kode Etik

Saat ini, sebut Sembiring, para nakes rumah sakit yang terpapar COVID-19 sudah diisolasi di rumah sakit tempatnya bekerja. Sedangkan nakes Puskesmas menjalani isolasi mandiri.

“Ini yang sekarang kita sedang berjuang mencari tempat yang tepat untuk isolasi mereka. Ada satu hotel yang bisa dipakai tapi kita tidak memenuhi syarat protokol kesehatan, takutnya nanti menular ke menular ke masyarakat,” kata dia lagi.

Selain nakes, lanjut Sembiring, masih banyak pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri. Perintah gubernur seluruh pasien diisolasi di fasilitas karantina agar tidak menularkan ke keluarga serta kerabatnya yang lain.

Baca juga:  7 Tersangka Penyerangan Pos Wariori Sanggeng Jadi DPO

Menyusul meningkatnya jumlah nakes yang terpapar COVID-19, sejumlah fasilitas kesehatan di daerah ini terpaksa menutup sementara pelayanan. Itu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan kepada yang lain.

Fasilitas kesehatan yang tutup akibat COVID-19 di Manokwari meliputi RSU Manokwari, Puskesmas Wosi, Puskesmas Masni, serta Puskesmas Amban.

Baca juga:  Bagi Takjil di Pasar Wosi, Golkar Papua Barat Terima Aspirasi Pedagang 

Sebelumnya sudah ada tiba puskesmas tutup karena sebab yang sama, yakni Puskesmas Pasir Putih, Puskesmas Sanggeng serta Puskesmas Maripi. Tiga puskesmas itu saat ini sudah kembali beroperasi dengan mengoptimalkan nakes yang tidak terpapar.

“Kami imbau para nakes yang ada ini benar-benar menerapkan protokol ketat saat memberikan pelayanan. Minimal menggunakan APD (alat pelindung diri) level dua,” kata Sembiring menambahkan. (LPB1/red)

Latest articles

Polres Mansel Gelar Operasi Jelang Temunas GPKAI, Amankan Pemobil Bawa Miras...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat menggelar operasi gabungan menjelang pelaksanaan Temu Nasional (Temunas) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI). Dalam...

More like this

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)...

Pemkab Manokwari Pastikan Peserta JKN Tak Dibebani Iur Biaya Tambahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemkab Manokwari, Papua Barat, bersama BPJS Kesehatan memperkuat kepesertaan dan keaktifan...

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...