25 C
Manokwari
Kamis, Februari 12, 2026
25 C
Manokwari
More

    Kisah Dewi Lolos dari Kepungan TPNPB-OPM, Sembunyi di Kubangan-Jalan Saat Malam

    Published on

    TELUK BINTUNI, Linkpapua.com – Dewi Manise (Revan) berhasil melarikan diri saat kelompok TPNPB-OPM melakukan penyerangan di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022). Berikut kronologi lengkapnya.

    Perjuangan Dewi lolos dari maut diungkapkan Dandim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf. Kadek Abriawan. “Kamis sore (serangan diperkirakan sekitar pukul 17.00 Wita) itu dia (Dewi) melarikan diri kemudian loncat terjun ke satu kubangan dan bersembunyi,” kata Abriawan, Minggu (2/10/2022).

    Abriawan mengungkapkan, Dewi berusaha menyelamatkan diri dalam kondisi kaki terkilir. Pada Kamis malam, perempuan 28 tahun itu tetap bertahan di kubangan berharap tempat persembunyiannya tidak ketahuan.

    “Malam itu tetap yang bersangkutan bersembunyi di bertahan di kubangan karena masih terdengar tanda-tanda kelompok separatis yang masih melakukan aktivitas. Tidak berani untuk melaksanakan gerakan-gerakan. Hanya diam,” bebernya.

    Baca juga:  Beredar Informasi KKB Teror Warga, Kapolres Teluk Bintuni: Itu Hoaks!

    Besoknya, Jumat (30/9/2022), tim gabungan TNI-Polri tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.00 Wita. Dewi saat mengetahui bahwa ada personel yang datang, tetapi takut menampakkan diri.

    “Pada saat kami di sana yang bersangkutan tahu kalau ada pasukan yang datang, tetapi tidak berani keluar karena masih mendengar suara kendaraan dan suara letusan,” tutur Abriawan.

    “Di TKP di sana kami hanya satu jam sehingga yang bersangkutan ragu untuk keluar ke jalan. Khawatir jangan sampai masuk kelompok separatis yang masih melaksanakan aktivitas,” lanjutnya.

    Baru pada Sabtu (1/10/2022) Dewi memberanikan diri berpindah tempat. “Sabtu Magrib yang bersangkutan berpindah tempat. Selama hari Jumat sampai hari Sabtu yang bersangkutan hanya berada di tempat persembunyian dan kalaupun bergerak mencari kedudukan yang berpindah, tapi tidak terlalu jauh,” ujar Abriawan.

    Baca juga:  PSHT 272 Bintuni Gandeng PII, IKREMA dan IRMABA Galang Dana Bagi Korban Gempa Sulbar

    Dengan tertatih Dewi berjalan sejauh sembilan kilometer menuju Kampung Inokra dan sempat bermalam di rumah tak berpenghuni. Besoknya, Minggu (2/9/2022) pagi, Dewi bertemu warga yang kemudian membantunya melapor ke Pos TNI Meyerga.

    “Sampai di pos diterima oleh anggota satgas dan dilaksanakan pengecekan kesehatan. Kemudian berikan akomodasi makan minum untuk memulihkan tenaganya,”ungkap Abriawan.

    Personel Koramil Meyado selanjutnya menjemput Dewi dan mengantarnya ke rumah sakit untuk penanganan medis lanjutan. “Kondisi saat ini stabil. Kakinya terkilir dan masih dalam proses pengecekan oleh rumah sakit. Hasil pemeriksaan nanti akan kita sampaikan. Untuk mental masih trauma,” ucapnya.

    Baca juga:  Kecam Aksi Keji TPNPB-OPM, Ketua DPR Papua Barat: TNI-Polri Jangan Tinggal Diam!

    Abriawan mengimbau kepada masyarakat dalam melaksanakan aktivitas, terutama di daerah pegunungan, agar tetap waspada. Jika merasa ada hal-hal ganjil dan mencurigakan untuk segera melapor kepada aparat TNI-Polri. “Agar kita bisa mengantisipasi hal-hal seperti ini,” pesannya.

    Penyerangan TPNPB-OPM sebelumnya terjadi di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022). Empat orang warga sipil meninggal dunia dalam kejadian ini yang merupakan pekerja proyek jalan.

    Abriawan menegaskan bahwa korban tewas merupakan warga sipil, bukan anggota intelijen TNI-Polri. (LP5/Red)

    Latest articles

    Gubernur Papua Barat Minta Gereja Efata Manggoapi Aktif Bangun Ekonomi

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong Jemaat Efata Manggoapi untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah di usia yang ke-129 tahun. Gereja...

    More like this

    Massa di Manokwari Demo Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Papua Barat menggelar aksi damai...

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)...

    Cari Solusi Batas Adat, Kementerian HAM Datangi Teluk Bintuni Temui Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) turun langsung ke Kabupaten Teluk...