PWI Pusat Gelar Safari Jurnalistik Perdana 2020

Published on

Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerjasama dengan PT Astra International Tbk. menggelar Safari Jurnalistik Perdana 2020, secara daring dari Sekertariat PWI Pusat Jakarta yang diikuti 318 orang peserta dari seluruh nusantara, Rabu (13/10/2020).

Kuliah Perdana Safari Jurnalistik dari Sekolah Jurnalisme Indonesia PWI Pusat itu menghadirkan pendiri Jawa Pos Group Dahlan Iskan yang juga pernah menjabat Menteri BUMN sebagai narasumber yang membahas Model Bisnis Media dan Masa Depan Profesi Wartawan.

Dalam paparannya Dahlan Iskan mengatakan saat ini jurnalistik berkembang sangat pesat, seiring berkembangnya teknologi dan juga dengan kehadiran media baru dengan berbagai platform semakin banyak sehingga mau tidak mau wartawan harus tampil kreatif dan inovatif,” kata Dahlan.

Baca juga:  Sri Mulyani: Penerimaan Pajak Naik Tajam Jadi Rp134,8 Triliun di Maret 2025

Tentunya, salah satu kunci untuk tetap bertahan adalah dengan mengikuti kemajuan dunia digital, karena menurut Dahlan, hal yang terpenting dalam menghadapi revolusi digital saat ini adalah, “Wartawan harus mampu membuat tulisan atau tayangan yang enak dibaca atau enak dilihat, informasinya harus penting, dan yang juga tak kalah penting adalah menyajikannya dengan menarik.”

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengatakan bahwa kegiatan Safari Jurnalistik perdana 2020 ini merupakan agenda rutin PWI Pusat untuk menambah wawasan wartawan mengenai jurnalistik, juga mengenai pentingnya menjaga implementasi kode etik di tengah persaingan sesama insan pers di era konvergensi media.

Baca juga:  Tim Kempo Papua Barat Akan Gelar Try Out Sebelum ke PON XX Papua

Atal juga berpesan, agar para wartawan untuk terus menjaga profesionalisme dalam bekerja. “Apalagi tahun ini menghadapi situasi pandemi Covid-19 dan tahun politik ini, yaitu Pilkada Serentak di penghujung 2020 nanti.”

Apa yang diperoleh dari Kuliah Perdana Safari Jurnalistik ini, menurut Atal, penting untuk menjadi pegangan bagi wartawan anggota PWI dalam menyajikan berita ke masyarakat itu harus berpijak pada hukum, undang-undang pers dan kode etik jurnalistik.

Baca juga:  Retret PWI di Bogor, Kadiv Humas Polri Jhonny Isir Bicara Kebebasan Pers

Sementara itu Head of Corporate Communication PT Astra International, Boy Kelana Soebroto menyambut baik kerja sama dengan Sekolah Jurnalisme Indonesia PWI Pusat. “PWI merupakan pemangku kepentingan yang strategis bagi PT Astra International. Dukungan kami ini merupakan bukti komitmen PT Astra Internasional untuk ikut meningkatkan wawasan dan profesionalisme wartawan Indonesia,’’ katanya.

Dalam kuliah safari Jurnalistik Perdana ini di hadiri juga oleh Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Nurjaman Mochtar, Wakil Bendahara Umum PWI Pusat Dar Edi Yoga serta Pengurus PWI Pusat lainnya. (RilisHumasPWI)

Latest articles

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak...

0
KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas pantai di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pengiriman alat berat ini...

More like this

Menkeu Purbaya Ngaku Kecolongan Anggaran Rp1 T Motor BGN gegara Software Eror

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kecolongan terkait munculnya anggaran...

Pemerintah Siapkan CNG Jadi Alternatif LPG Subsidi untuk Rumah Tangga

JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah merancang skema pemberian subsidi bagi penggunaan Compressed Natural Gas (CNG)...

SMSI: Verifikasi Dewan Pers Tidak Perlu untuk Kebebasan Pers

JAKARTA, LinkPapua.id - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyatakan proses verifikasi perusahaan pers oleh...