COVID-19 masih jadi perhatian Pemprov Papua Barat 2021

Published on

Manokwari,Linkpapuabarat.com- Penanganan COVID-19 masih menjadi perhatian pemerintah Provinsi Papua Barat dalam penyusunan APBD tahun 2021.

Sekretaris Daerah Papua Barat, Nataniel Mandacan, Selasa (24/11), memastikan pada APBD 2021 Pemprov akan kembali menyiapkan anggaran untuk mendukung kegiatan penanganan COVID-19.

“Nanti akan dikaji, karena kita belum tahu berapa kebutuhan serta anggaran yang harus disiapkan. Harapan kita perencanaan lebih matang,” sebut Nataniel

Baca juga:  Mei 2023, Ekspor Papua Barat Anjlok 19,29 Persen

Pemprov Papua Barat pun, lanjut Sekda, akan menganggarkan kegiatan penanangan dampak ekonomi akibat pandemi serta jaring pengaman sosial (JPS) bagi masyarakat.

Saat ini tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sedang menyusun dokumen Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Setelah tuntas akan segera diserahkan kepada DPR Papua Barat.

Menurutnya, Papua Barat mengalami keterlambatan dalam penyusuan dokumen rancangan APBD 2021. Kendati demikian diharapkan APBD Papua Barat 2021 bisa ditetapkan sebelum akhir tahun.

Baca juga:  Sejak 2017, Pemprov Papua Barat "Siram" Tambrauw Rp480,8 M untuk Bangun Jalan-Jembatan

“Kita sangat terlambat tapi saya memaklumi ini karena ada COVID-19. Kami upayakan paling lambat akhir November dokumen KUA-PPS sudah ditangan DPR,” terangnya.

Terpisah, juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap mengatakan, penanganan COVID-19 masih menjadi prioritas pada kebijakan anggaran pemerintah pusat di tahun 2021.

Baca juga:  Pengacara Desak Polisi Naikkan Kasus Kematian Yanto Idorway ke Penyidikan, Duga Ada Unsur Perencanaan

“Sudah ada petunjuk teknis dari Kementerian Keuangan. Kebijakan anggaran pemerintah pusat pada tahun 2021 masih terarah pada penanganan COVID-19,” ucap Tiniap.

Terkait penanganan COVID-19 di Papua Barat selama delapan bulan ini, menurut Arnold, penyerapan dan pemanfaatan anggaran masih rendah. Di beberapa daerah kegiatan pencegahan dan penanganan COVID-19 terkesan tidak berjalan.(LPB1/red)

Latest articles

Pimpinan KKB Ditangkap di Bandara Yahukimo, Hendak Transaksi Senjata Api

0
YAHUKIMO, LinkPapua.id – Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Abdon Kisamdu ditangkap di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. Abdon ditangkap pasukan Yon 462...

More like this

Waktu Makin Sempit, Wagub Papua Barat Minta OPD Gercep Tindak Lanjuti Perubahan APBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta organisasi perangkat daerah...

Sampah Cemari Laut Papua Barat, Wagub Minta ASN Bangun Kesadaran Warga

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta ASN ikut membangun...

Biro Adpim Papua Barat Perkenalkan Gercep Protokol, Solusi Jadwal Pimpinan Berubah Dadakan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Papua Barat memperkenalkan inovasi Gercep Protokol...