Forum Honorer Temui Kapolda Papua Barat, Pertanyakan Kasus Pemalsuan Dokumen CPNS

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com-Forum Honorer Papua Barat menemui Kapolda Irjen Pol Jhonny Edizon Isir, Selasa (5/3/2024). Kedatangan para honorer untuk mempertanyakan penanganan perkara pemalsuan dokumen penerimaan CPNS yang masih bergulir di Polda Papua Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ongky Isgunawan mengatakan pertemuan Kapolda dengan Forum Honorer digelar di Mapolda membahas perkembagan penanganan kasus dugaan pemalsuan dokumen yang ditangani Direktorat Kriminal Umum Polda Papua Barat

“Intinya mereka ingin tahu perkembagan posisi kasus yang mereka laporkan dari tahun 2022,” kata Ongky.

Dia menyebut bahwa dalam pertemuan sudah dijelaskan oleh penyidik bahwa kasus ini sudah pelimpahan tahap satu. Hanya saja pada Desember 2023 ada petunjuk dari Kejaksaan untuk melengkapi berkas perkara.

Baca juga:  Sah! APBD Papua Barat 2022 Sebesar Rp6.64 Triliun

“Makanya penyidik sudah melakukan langkah-langkah untuk pemenuhan tapi itu tadi, masih membutuhkan waktu untuk dilengkapi petunjuk jaksa,” ujarnya.

Kata Ongky, dalam kesempatan itu,, Kapolda telah menginstruksikan penyidik mengambil langkah teknis guna mempercepat proses kelengkapan berkas seperti yang diminta kejaksaan.

“Nanti ditindaklanjuti oleh beliau (Kapolda). Nanti akan meminta dirkrimum untuk megambil langkah teknis. Berharap penyidik dalam waktu dekat melengkapi petunjuk jaksa dan menyerahkan berkas perkara,” katanya

Virna Auparay, Koordinator Forum Honorer 512 Papua Barat mengapresiasi Kapolda Papua Barat Irjen Pol Jhonny Edizon Isir yang menerima kehadiran Forum tersebut untuk melakukan audiensi membahas perkembagan kasus.

“Tadi sekitar pukul 16.20 WIT kami melakukan audens dengan Kapolda, dalam audens kami menyampaikan beberapa poin,” katanya.

Baca juga:  Kasus Pemalsuan Dokumen CPNS PB Jalan di Tempat, Honorer Mengadu ke Irwasda

Poin yang disampaikan di antaranya perkembagan laporan dugaan pemalsuan dokumen penerimaan CPNS di Pemprov Papua Barat.

“Menurut kami penyidik masih lalai,” kata Virna Auparay usai audens dengan Kapolda.

Selain itu pihaknya juga membahas kurang proaktifnya Pemprov Papua Barat dalam menyikapi dan menyelesaikan persoalan honorer.

“Pak Kapolda berjanji kepada kami untuk menyelesaikan proses hukum. Juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Beliau meminta doa dan dukungan dari kami agar bersama jajaranya bisa menyelesaikan masalah ini,” ucapnya.

Terpisah Asisten Pidana Umum Aspidum Kejaksaan Tinggi Papua Barat melalui Kasi penerangan hukum Kejati Bily Wuisang mengatakan, Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPPD) kasus dugaan pemalsuan dokumen diterima oleh Jaksa pada tanggal 13 Maret 2023. Kemudian pelimpahan tahap satu disampaikan penyidik kepolisian ke kejaksaan.

Baca juga:  Resmikan Pura Polda Papua Barat, Dominggus: Pelengkap Toleransi

“Terus kita sudah kirim P-18 (14/12/2023) kemudian P-19 pada (18/12/2023) kemudian P-20 dikirim pada tanggal 20 Januari 2024,” kata Kasipenkum.

Dia mengaku karena jaksa menunggu berkasnya belum dikembalikan oleh penyidik Polda sehingga pihaknya mengeluarkan Fom-3.

“Fom-3 itu pengembalian SPDP pada (25/1/2024),” ucapnya

Dia mengatakan nanti jika penyidik Polda melakukan penyidikan baru, mereka bisa mengirim SPDP baru ke Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Dalam laporan kasus tersebut penyidik kepolisian menetapkan 9 orang sebagai tersangka dugaan pemalsuan dokumen. Namun jaksa meminta penyidik melengkapi berkas.

Salah satunya melakukan pemeriksaan saksi tambahan dari 771 orang yang diangkat dan telah menerima SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemprov Papua Barat. (LP2/red)

Latest articles

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

0
MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat telah melaksanakan gelar perkara terkait...

More like this

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU Adaptif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesuaikan...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...