Musrenbang Papua Barat Tetapkan 47 Program Prioritas 2025, Infrastruktur Mendominasi

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Pemprov Papua Barat mencatat sedikitnya 47 program masuk dalam skala prioritas RKAPD 2025. Dari seluruh program ini, 17 item masuk dalam skala prioritas pertama.

Demikian yang disampaikan Kepala Bappeda Pemprov Papua Barat Dance Sangkek pada rapat musrenbang yang digelar di Aston Niu Hotel Manokwari, Senin (29/4/2024). Musrenbang diikuti seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dijelaskan Dance, ada 4 prioritas yang ditetapkan dalam musrenbang untuk RKAPD 2025. Di antaranya prioritas pertama sejumlah 17 program, prioritas kedua 5 program, prioritas ketiga sebanyak 3 program dan prioritas keempat sebanyak 21 program.

Baca juga:  MUI Papua Barat latih gernerasi muda berwirausaha

Dance Sangkek menuturkan, musrenbaang merupakan forum penting pembangunan perencanaan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Musyawarah ini sekaligus merupakan forum akhir dari beberapa rangkaian tahapan-tahapan yang telah di laksanakan.

“Jumlah program usulan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam rapat musrenbang berjumlah 47 program dari 190 program prioritas RKAPD Papua Barat tahun 2025,” tambah Dance.

Baca juga:  Razia Balap Liar di Manokwari: 24 Sepeda Motor Diamankan, 20 Tanpa TNKB dan Knalpot Racing

Dance menjelaskan, program 2025 masih didominasi perbaikan infrastruktur. Adapun tujuan diselenggarakannya musrenbang kata dia ada beberapa poin.

Pertama yakni menginvestasikan berkas usulan program pembangunan dari tingkat kabupaten ke dalam rencana pembangunan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Lalu kedua, menentukan prioritas pembangunan yang sesuai dengan visi dan misi tujuan pembangunan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

“Mengalokasikan sumber daya yang tersedia secara effisien untuk mendukung program dan kegiatan pembangunan. Meningkatkan koordinasi antar Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Baca juga:  Jelang Pelantikan Presiden dan Pilkada, Kepolisian Gelar Operasi Zebra Mansinam Kedepankan Upaya Preventif

Selain itu, musrenbang juga memastikan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Output yang diharapkan dalam penyelenggaraan program musrenbang yakni menghasilkan integrasi usulan pembangunan dan prioritas pembangunan yang kiranya mampu meningkatkan kualitas sinergi Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Pusat,” paparnya. (LP/13Red).

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan Tertib Berlalu Lintas

MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...